Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Wujudkan Surabaya Kota Toleransi, Ornamen Nyepi Dipasang di Balai Kota-Balai Pemuda

Administrator • Kamis, 9 Maret 2023 | 15:28 WIB
Ornamen perayaan Nyepi yang dipasang di depan Balai Kota Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
Ornamen perayaan Nyepi yang dipasang di depan Balai Kota Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Hari Nyepi bakal jatuh pada 22 Maret mendatang. Menyambut hari raya umat Hindu itu, Pemkot Surabaya memasang dekorasi berupa pura dan ogoh-ogoh di halaman Balai Kota dan Balai Pemuda.

Pemasangan dekorasi tersebut sesuai dengan komitmen Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjadi Surabaya sebagai kota toleransi antarumatberagama. Hiasan pura yang dipajang di depan Balai Kota itu lengkap dengan pernak-perniknya. Mulai dari janur, motif kain poleng, dan tedung atau pajeng (payung).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, menjelang Hari Raya Nyepi ini, pemkot memasang hiasan di dua tempat ikonik. Yakni di Balai Kota dan Balai Pemuda. Hiasan yang dipajang di Balai Kota dan Balai Pemuda bentuknya berbeda.

"Kalau di Balai Kota itu bentuk hiasannya pura dan ada gapuranya serta ogoh-ogoh yang dikelilingi ikan Sura dan Buaya. Sedangkan hiasan di Balai Pemuda hanya gapura dan ogoh-ogoh," kata Hebi, Rabu (8/3).

Hebi menjelaskan, dekorasi kota bernuansa keagamaan Hindu jelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1944 ini tidak hanya ada di Balai Kota dan Balai Pemuda, tetapi juga di Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di Monumen Bambu Runcing. Pemkot memasang ornamen serupa.

Dekorasi yang akan dipasang di Monumen Bambu Runcing masih dikoordinasikan bersama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Surabaya. "Tidak asal pasang. Kami harus mendapat persetujuan ketika memasang dekorasi ini. Maka, kami konsultasikan terlebih dahulu bentuk dan tempatnya di mana saja yang sesuai," terang Hebi.

Perayaan Hari Raya Nyepi 2023 ini mengusung tema "Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara, Kita Sukseskan Pesta Demokrasi Indonesia". Tema ini ditentukan oleh PHDI. Rencananya, ogoh-ogoh yang ada di depan Balai Kota dan Balai Pemuda akan diarak ke Pura Segara, Kenjeran, sebelum Hari Nyepi pada 22 Maret mendatang.

Masyarakat yang melintas di depan Balai Kota atau Balai Pemuda juga bisa berfoto dengan latar belakang ornamen tersebut. "Pada 20 Maret malam akan diambil oleh PHDI untuk diarak. Kemudian 21 Maret malamnya dikembalikan lagi ke Balai Kota dan Balai Pemuda. Jadi, tidak dibakar," pungkasnya. (rmt/rek) Editor : Administrator
#pemkot surabaya #balai pemuda #balai kota #Surabaya Kota Toleransi #Pasang Ornamen Nyepi