Hal ini sesuai instruksi dari Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo saat memberikan arahan dalam Rapat Kabinet Paripurna di Istana Negara, Kamis (2/3) lalu.
Dalam instruksi tersebut, Presiden RI Jokowi mengingatkan para ASN dan pelayan publik tidak memamerkan kekayaan serta lebih bijak dalam penggunaan medsos.
Wali Kota Eri Cahyadi meminta seluruh ASN untuk menerapkan filosofi ilmu padi. Yakni, ketika padi semakin berisi maka akan semakin merunduk. “Sudah saya sampaikan juga mulai awal, bagaimana kita ini bisa menghormati orang lain. Berarti dalam kehidupan pun sama, bagaimana kita bisa mempelajari dari padi. Ketika padi semakin berisi semakin merunduk,” kata Cak Eri, Minggu (5/3).
Sejak menjabat sebagai wali kota Surabaya, Cak Eri mengaku telah menyampaikan kepada seluruh ASN agar hidup sederhana dan tidak berlebihan. Sebab, para ASN adalah pelayan masyarakat.
“Sehingga, di Surabaya tidak ada yang pamer-pamer. Karena di Surabaya zakat saja diberikan dari pendapatannya maupun tunjangan penghasilannya. Kalau yang Kristen dengan persepuluhan, begitu pula dengan pemeluk agama yang lainnya,” ujarnya. (rmt/rek) Editor : Administrator