Pengamat Sejarah Nur Setiawan menjelaskan, Sate Klopo Ondomohen itu eksis sejak 1945. Awal berdiri sudah berada di Jalan Walikota Mustajab. Namun, katanya, wilayah itu dikenal sebagai Jalan Ondomohen. "Karena itu namanya ada unsur lokasi," ujarnya.
Sate ini cukup melegenda. Makanan ini adalah resep keluarga. Pemiliknya sekarang adalah generasi kedua. "Mertua pemiliknya asli Madura dan mengusung sate khas Madura," jelasnya.
Dia mengatakan, sate klopo itu memiliki proses memasak yang berbeda. Daging itu diolah menggunakan tambahan kelapa. Sebelum dibakar, daging itu dilumur dengan kelapa dan beberapa bumbu khusus. "Karena itu namanya sate klopo atau kelapa," ucapnya.
Keunikan sate ini adalah dari bumbunya. Pasalnya, selama proses pembakarannya sama seperti sate pada umumnya. Tidak hanya saat proses memasak, parutan kelapa itu ditaburkan pada sate yang sudah matang.
"Kelapanya diparut, lalu disangrai hingga menyerupai serundeng. Teksturnya unik juga, empuk dan renyah yang didapat dari parutan kelapa itu," imbuhnya. (hil/nur) Editor : Administrator