Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Toko Parfum Mayoritas Milik Pedagang Arab Sudah Eksis sejak Era Kolonial

Administrator • Kamis, 16 Februari 2023 | 17:45 WIB
ADA SEGMENNYA: Pada masa kolonial, parfum menjadi kebutuhan para pebisnis dan pejabat. (FAJAR YULIYANTO/RADAR SURABAYA)
ADA SEGMENNYA: Pada masa kolonial, parfum menjadi kebutuhan para pebisnis dan pejabat. (FAJAR YULIYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Kota Surabaya tentu tidak lepas dari sebutan Kota Pahlawan. Namun, selain Kota Pahlawan juga di dalamnya terdapat banyak para pebisnis, perkantoran dan lain sebagainya. Karena Surabaya mempunyai pelabuhan internasional yang menghubungkan antar negara yang ingin berbisnis di sini.

Hal itu terbukti di Jalan Panggung Surabaya banyak terdapat bangunan kuno dan penjual parfum. Menurut Pustakawan Universitas Ciputra Surabaya, Chrisyandi Tri Kartika, awal mula penjual parfum ada di Kampung Arab (Ampel), hingga melebar ke beberapa wilayah, termasuk ke Jalan panggung.

Banyak pedagang Arab dan Eropa yang masuk ke Surabaya. Sehingga dengan banyaknya pedagang dari Arab dan Eropa yang masuk ke Indonesia, khususnya di Surabaya, barulah dimanfaatkan untuk menjual parfum.

"Karena orang asing dan pebisnis itu untuk menjaga elitabilitasnya dalam menjaga keharuman tubuh dengan menggunakan parfum tersebut," katanya.

Untuk pedagang parfum di Jalan Panggung Surabaya, kemungkinan sudah ada di zaman kolonial. Karena di kawasan ini banyak para pedagang yang menjual parfum. Jadi setelah kemerdekaan Indonesia sudah banyaknya membutuhkan parfum untuk kebutuhan dalam aktivitas sehari-hari. Terutama para pebisnis dan perkantoran. (jar/nur) Editor : Administrator
#Toko Parfum Jalan Panggung #Milik Pedagang Arab #Eksis sejak Era Kolonial