Pertemuan tersebut dipimpin Wali Kota Eri Cahyadi. Menurut dia, Bonek saat ini telah berubah menjadi lebih baik. Namun, hanya karena ulah oknum tertentu yang memakai atribut suporter Persebaya, nama baik Bonek menjadi jelek.
"Bonek ini sudah menjadi Bonek salawat, Bonek kemanusiaan. Tapi hanya karena ulah oknum tertentu yang mungkin tidak cinta dengan Bonek, menggunakan jubah Bonek, membuat kerusuhan yang akhirnya menimbulkan keresahan masyarakat," kata Cak Eri.
Pada intinya, menurut dia, pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bersama untuk mengembalikan nama baik dan marwah Bonek. Harapannya, insiden yang terjadi di Semarang tidak kembali terulang.
“Saya yakin betul bahwa beliau-beliau yang ada di tribun (koordinator) adalah orang-orang hebat yang bisa membawa Bonek itu tidak lagi meresahkan masyarakat baik di Surabaya maupun luar Surabaya," tegasnya.
Cak Eri juga meminta dukungan seluruh masyarakat untuk bisa mewujudkan upaya tersebut. Ia berharap, pertemuan ke depan ini dapat menghasilkan sesuatu yang baik bagi Bonek dan Kota Surabaya.
"Persebaya tidak akan pernah besar tanpa Bonek. Kota Surabaya tidak akan terkenal tanpa adanya Bonek. Bonek ini adalah marwahnya Persebaya dan marwahnya Kota Surabaya ini harus dijaga betul," tuturnya. (rmt/rek) Editor : Administrator