Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ratusan Siswa Bersih-Bersih Pantai Nambangan, Kenjeran

Lambertus Hurek • Senin, 30 Januari 2023 | 03:12 WIB
GOTONG ROYONG: Sejumlah pelajar dan petugas bahu-membahu membersihkan sampah di kawasan Pantai Nambangan, Surabaya, Minggu (29/1). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
GOTONG ROYONG: Sejumlah pelajar dan petugas bahu-membahu membersihkan sampah di kawasan Pantai Nambangan, Surabaya, Minggu (29/1). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Kerja bakti massal kembali digelar di sejumlah kawasan Surabaya. Ratusan siswa dilibatkan dalam kerja bakti resik-resik di Pantai Nambangan, Kenjeran, Minggu (29/1). Puluhan ton sampah “dipanen’ di destinasi wisata itu.

Presiden Tunas Hijau Indonesia Mohammad Zamroni mengatakan, kegiatan bersih-bersih pantai itu diinisiasi para pelajar atau anak-anak. Ada sekitar 220 peserta yang terlibat. Di antaranya, siswa SMPN 54 Surabaya, SDN Tanah Kali Kedinding, SDN Rungkut Menanggal 1, SDN Nginden Jangkungan, dan SMPN 22 Surabaya.

"Kami cuma mengawal karena anak-anak biasanya boring, tidak fokus. Nah, kami motivasi, ayo waktunya (bersih-bersih). Kita carikan tempat," kata Zamroni.

Menurut da, aksi bersih-bersih pantai sebenarnya sudah lama dilakukan. Bahkan, kegiatan tersebut mulai dilaksanakan setiap akhir pekan sejak Oktober 2020. "Awalnya di Pantai Tambak Wedi, terus bergeser dan ini seri ke-93," ungkapnya.

Pelajar SDN Tandes Kidul 1 Revalina Fernanda hadir bersama orang tuanya mengikuti acara bersih-bersih pantai. Dia prihatin lantaran banyak sampah plastik, kaca, dan daun kering. "Bumi kita semakin lama semakin tua dan itu harus dijaga kelestariannya," kata Revalina.

Kerja bakti juga digelar di Tubanan Baru II, Kelurahan Karang Poh, Tandes. Pendekar dari perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Pagar Nusa, Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti, dan Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) juga terlibat kerja bakti membersihkan saluran air.

Camat Tandes Febriadhitya Prajatara mengatakan, keterlibatan puluhan pesilat merupakan ide para pengurus perguruan di wilayah Tandes. Yakni, bagaimana menyatukan para pesilat dari berbagai perguruan agar bisa saling mengenal satu sama lain. "Ini jadi ajang untuk menjalin silaturahmi perguruan silat bersama dengan warga," kata Catur. (rmt/rek) Editor : Lambertus Hurek
#wisata pantai kenjeran #masalah wisata kenjeran #bersihkan pantai kenjeran #pantai nambangan kenjeran