Kepala BNN RI Komjen Pol Petrus Reinhard Golose mengatakan, selama tahun 2022 di seluruh Indonesia daerah rawan narkotika menurun. "Jawa Timur masih cukup rawan. Dari demand agak tinggi untuk Jatim," ujarnya di kawasan Dukuh Kupang, Surabaya, Jumat (27/1).
Mantan Kapolda Bali itu menyebut Jatim masuk lima besar daerah rawan peredaran narkoba. Namun, pihaknya tidak merinci detail. Meski demikian, jenderal bintang tiga itu mengapresiasi langkah kegiatan intervensi yang dilakukan BNNP Jatim bersama stake holder terkait.
"Di samping kita melakukan penegakan hukum, ada soft power approach atau pendekatan lunak," ungkapnya.
Pendekatan tersebut seperti kegiatan pencegahan yang dilakukan BNN dengan cara kuliah umum bersama mahasiswa dan dosen di kampus. "Tujuan kita adalah menyelamatkan generasi muda sehingga kita mulai dengan kegiatan-kegiatan (pencegahan). Kita juga lakukan akselerasi," tegasnya.
Ke depan, Petrus menegaskan, BNN akan tetap melakukan langkah intervensi secara bersama untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. "Baik pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan," katanya. (rus/rek) Editor : Lambertus Hurek