Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sambut Imlek, Pemkot Pasang Ornamen Khas Pecinan sebagai Wujud Toleransi

Administrator • Kamis, 12 Januari 2023 | 23:35 WIB
KHAS PECINAN: Dekorasi Imlek yang terpasang di Jalan Panglima Sudirman menambah keindahan pemandangan kota Surabaya, Rabu (11/1). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
KHAS PECINAN: Dekorasi Imlek yang terpasang di Jalan Panglima Sudirman menambah keindahan pemandangan kota Surabaya, Rabu (11/1). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Jelang tahun baru Imlek, Pemkot Surabaya mulai memasang ornamen khas pecinan di tempat-tempat keramaian yang strategis. Pemasangan ornamen saat hari besar agama sudah kedua kalinya dilakukan oleh pemkot. Sebelumnya ketika perayaan Natal juga memasang ornamen Natal. Langkah ini sebagai bentuk toleransi yang didengungkan oleh Pemkot Surabaya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, pemasangan ornamen khas pecinan itu sudah ada yang dibuat dan sebagian sudah terpasang. "Kita pasang di tempat-tempat ikonik di Surabaya. Seperti pada saat momen Natal dan tahun baru (Nataru) kemarin," kata Hebi, Rabu (11/1).

Ornamen khas pecinan itu menghiasi kawasan Balai Kota, Balai Pemuda, Jalan Panglima Sudirman, Jalan Tunjungan hingga Jembatan Sawunggaling. Selain itu, di kawasan pecinan Kya-kya juga akan ditambahi ornamen dan sedikit perbaikan.

"Ornamen-ornamen itu berbeda dari sebelumnya, seperti di Jembatan Sawunggaling itu nanti ada tulisan-tulisannya. Ada ornamen lampion dari akrilik di pohon dan ornamen menarik lainnya," paparnya.

Hebi menargetkan, pemasangan ornamen khas pecinan dalam menyambut Tahun Baru Imlek itu, akan selesai pada pekan depan. "Nanti ada juga pemasangan ornamen khas pecinan yang bentuknya besar, rencananya di Balai Kota dan Jembatan Sawunggaling," tuturnya.

Pemasangan pernak-pernik pada saat menjelang perayaan hari besar umat beragama ini merupakan bagian dari wujud Surabaya kota toleransi. Sebelumnya, dalam mewujudkan hal itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berpesan kepada seluruh umat beragama di Surabaya, bahwa toleransi bukan sekadar diwujudkan secara lisan.

“Saya harap toleransi di Kota Surabaya tidak hanya diucapkan secara lisan, namun juga diwujudkan di setiap menjelang peringatan hari besar keyakinan tertentu. Seperti ketika peringatan Hari Raya Natal dan tahun baru,” kata Eri. (rmt/nur) Editor : Administrator
#Wujud Toleransi #Sambut Imlek #Pasang Ornamen Khas Pecinan #pemkot surabaya