Ketua Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Unesa Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi mengatakan di wilayah RW IV Kelurahan Tenggilis Mejoyo sangat banyak para pelaku UMKM. Mayoritas mereka berasal dari para ibu rumah tangga yang mempunyai semangat untuk mendapatkan tambahan penghasil melalui usaha.
"Rata-rata UMKM disini bergerak dibidang kuliner dan industri rumah tangga lainnya," ujar Ni Wayan Sukmawati, Jumat (30/12).
Setelah ditelisik secara mendalam, pemasaran hasil produk UMKM tersebut masih berputat secara direct selling atau penjualan secara langsung. Sehingga terkadang omset yang dihasilkan kurang maksimal.
Melihat permasalahan tersebut, Tim PKM Unesa berinisiatif untuk membuat pelatihan digital marketing kepada para ibu rumah tangga tersebut.
Dirinya menyebut saat ini digital marketing terbukti berhasil meningkatkan penjualan para pelaku usaha UMKM. Sudah banyak yang membuktikan hal tersebut. Karena itu, pelatihan digital marketing sangatlah cocok diberikan kepada para pelaku usaha di RW IV.
"Dalam hal ini, kami fokuskan pada pelatihan digital markerting melalui sosial media TikTok," tambah Ni Wayan.
Pemilihan media sosial TikTok bukan tanpa alasan, karena saat ini aplikasi tersebut sangat digemari dan menjadi rujukan masyarakat untuk berbelanja. Tentu, ini menjadi nilai positif tersendiri dalam mengembangkan pemasaran. "Jadi hanya cukup upload vidio dan caption yang menarik, masyarakat luas sudah mengetahui," ungkapnya.
Kegiatan pelatihan tersebut diselenggarakan secara berkala mulai dari Sabtu lalu (15/10) hingga Selasa (15/11) lalu dengan mengundang praktisi ahli di bidang pemasaran TikTok. Mulai dari hal basic hingga strategi cara promosi di aplikasi tersebut diajarkan di pelatihan ini.
Tak hanya pelatihan, pendampingan secara berkala juga terus dilakukan. "Harapanya ini dapat meningkatkan penjualan para pelaku usaha di sini (RW IV red)," jelasnya.
Secara terpisah, Ketua RT 5 Kelurahan Tenggilis Mejoyo, Ir. Julianty Subardhini, sangat mendukung dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh para dosen dari Unesa. Saat ini, pembekalan pemasaran produk untuk para pelaku UMKM sangat dibutuhkan di wilayahnya. Mengingat, geliat dari para ibu rumah tangga yang terus berinovasi mengembangkan produknya.
Usai pelatihan, dia mengatakan perlahan omset penjualan para pelaku usaha tersebut mulai meningkat hingga 2 kali lipat. Tentunya, ini merupakan kabar yang sangat menggembirakan. Harapanya dari hasil pelatihan tersebut dapat terus meningkatkan omset para pelaku UMKM.Sehingga kesejahteraan masyarakat disini juga meningkat.
Sementara itu, Ketua PKK RW IV Suwarsilah mengatakan di wilayahnya terdapat 40 UMKM. Mayoritas mereka bergerak di bidang kuliner. Pihaknya merasa pelatihan digital marketing sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha yang mayoritas ibu rumah tangga tersebut. "Sehingga pelatihan ini sangat bermanfaat," kata Suwarsilah. (fix/jay) Editor : Administrator