Nantinya taman yang memiliki luas 11.900 meter persegi itu akan terkoneksi dengan Sentra Ikan Bulak (SIB) melalui jalan koridor. Jalan penghubung itu dihiasi dengan ornamen batu alam.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, tahap awal pengerjaan sudah hampir rampung. Setelah itu, pihaknya akan membuka taman tersebut agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Apalagi menjelang libur natal dan tahun baru. "20 Desember sudah harus rampung untuk tahap pertama (pengerjaan)," kata Hebi, Minggu (11/12).
Tahap pertama revitalisasi Taman Suroboyo antara lain pengerjaan gym outdoor, area plaza patung Suro dan Boyo, serta playground. Meski demikian pengerjaan tersebut tidaklah mulus begitu saja.
Hebi mengaku sempat marah, lantaran pihak kontraktor berhenti mengerjakan selama tiga hari. Sehingga, ia memutuskan untuk berkoordinasi dengan Kejaksaan Tanjung Perak untuk melakukan audit kepada pihak kontraktor.
"Ya, sempat off kontraktor selama tiga hari. Akhirnya kami minta kejaksaan untuk melakukan audit ke kontraktor. Agar kontraktor ada kesanggupan untuk menyelesaikan sebelum 20 Desember ini," ungkap Hebi.
Dalam pengerjaan itu, kata Hebi, kemudian disepakati ada tambahan waktu kurang lebih sepekan untuk menyelesaikan kekurangan pengerjaan yang tertinggal selama tiga hari. "Setelah kami cek, akhirnya kami lakukan addendum (tambahan perjanjian) kurang lebih seminggu," terang Hebi.
Anggaran yang digunakan untuk merevitalisasi taman yang menjadi salah satu tetenger Kota Surabaya itu sekitar Rp 2 miliar. Diharapkan dengan revitalisasi tersebut dapat menggerakkan ekonomi warga di sekitar kawasan Bulak.
Selain itu, patung Suro dan Boyo setinggi 25,6 meter juga dilakukan pengecatan ulang. Juga ada pengerjaan pavingisasi di beberapa titik taman dan luar taman yang terlihat sudah terpasang, termasuk penanaman rumput.
Kabid Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH Surabaya, Myrna Augusta Aditya Dewi menambahkan, revitalisasi Taman Suroboyo pada tahap 1 ada tiga titik yang tahun ini rampung. Yaitu arena gym outdoor, area plaza patung Suro dan Boyo, serta playground.
"Untuk pembangunan air mancur taman dipastikan berlangsung di tahun 2023," kata Myrna. Dia juga menyebut paving-paving lama sebagian besar juga difungsikan kembali lantaran kondisinya masih bagus.
Paralel dengan pengerjaan Taman Suroboyo ini, pihaknya juga menyiapkan beberapa taman aktif di Surabaya untuk dilakukan pemolesan agar semakin menarik pengunjung. "Selain Taman Suroboyo, ada juga taman Dharmahusada Indah, lalu kawasan Tunjungan, dan Taman Balaikota. Dekorasinya sudah disiapkan jelang Nataru nanti akan dipasang," tutur Myrna. (rmt/jay) Editor : Administrator