Kedua korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Wiyung Sejahtera. Selain menyebabkan korban luka, akibat ledakan rumah korban hancur berantakan. Beberapa perabotan rusak parah.
Berdasarkan informasi, peristiwa nahas itu bermula saat pemilik rumah mencium bau gas yang menyengat sekitar pukul 02.30. Kemudian bergegas ke dapur untuk melakukan pengecekan.
Apesnya, saat itu korban diduga malah keliru menyalakan kompor. Sehingga terjadi ledakan besar dan mengakibatkan kerusakan hingga lantai dua rumah.
Warga sekitar mengetahui kejadian tersebut lalu keluar dan memberikan pertolongan kepada korban. Kedua korban lalu dievakuasi ke RS Wiyung Sejahtera.
Kapolsek Lakarsantri Kompol Hakim mengatakan, akibat ledakan tabung gas elpiji dua orang korban mengalami luka bakar. "Korban pasangan suami istri mengalami luka bakar. Kejadian pukul 02.30 dilaporkan pukul 05.00," ujarnya.
Dia menambahkan, dua korban masih dirawat intensif di RS Wiyung Sejahtera. Terkait penyebab ledakan, diduga karena selang tabung gas elpiji bocor. "Diduga selang bocor," imbuhnya.
Kanit Reskrim Polsek Lakarsantri Ipda Bambang Setiawan menuturkan, Polsek Lakarsantri dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi. "Barang bukti yang diamankan tabung gas elpiji 12 kilogram dan selang bekas terbakar," ucapnya.
Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti ledakan tabung gas yang menyebabkan korban luka dan kerugian material. "Saat ini rumah dipasangi garis polisi," katanya. (rus/rek) Editor : Lambertus Hurek