Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemkot Surabaya Pasang 1.944 CCTV Pantau Keamanan di Perkampungan

Administrator • Senin, 14 November 2022 | 22:12 WIB
Kamera CCTV yang dipasang di wilayah Kelurahan Banjarsugihan, Kecamatan Tandes. Pemkot Surabaya bertahap akan memasang sejumlah kamera CCTV di seluruh RW di Surabaya. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
Kamera CCTV yang dipasang di wilayah Kelurahan Banjarsugihan, Kecamatan Tandes. Pemkot Surabaya bertahap akan memasang sejumlah kamera CCTV di seluruh RW di Surabaya. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
SURABAYA - Setelah menggeber pemasangan CCTV di penjuru jalanan kota, ribuan kamera CCTV juga akan dipasang Pemkot Surabaya di perkampungan pada tahun depan. Hal ini diharapkan agar keamanan kampung bisa terpantau 24 jam sehingga kondusivitas bisa terjaga.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut bahwa pada tahun depan, pemkot akan memasang 1.944 kamera CCTV di 486 RW se-Surabaya. "Kemerdekaan itu sekarang keamanan dari pencurian, kemerdekaan dari kemiskinan, kemerdekaan dari kebodohan, dan dari pengangguran. Ini berarti apa, masyarakatnya harus aktif," kata laki-laki yang akrab disapa Cak Eri ini, Minggu (13/11).

Maka dari itu, kata dia, Pemkot Surabaya juga ingin melibatkan masyarakat dalam memastikan keamanan wilayah. Nah, untuk mendukung hal tersebut, pemkot berencana memasang CCTV di wilayah perkampungan.

"Kalau di setiap RW mau pasang CCTV, ya ayo. Tapi setelah itu dipikirkan bagaimana dia bayar per bulannya. Jangan dibebankan pemerintah lagi," ujar dia.

Ia mengatakan, dibutuhkan kegotongroyongan warga untuk menopang beban biaya tersebut. Dengan begitu, kata dia, pemerintah membantu menyiapkan perangkat, sementara biaya per bulan seperti listrik atau WIFI dibebankan dari swadaya masyarakat. "Sehingga masyarakat itu akan mandiri menjaga wilayahnya masing-masing," ucap Cak Eri.

Cak Eri kembali menegaskan, selama ini pihaknya selalu melibatkan warga dalam membangun Surabaya. Seperti halnya membentuk Kader Surabaya Hebat (KSH) di setiap wilayah perkampungan untuk mengatasi kemiskinan maupun bayi stunting.

"Sehingga Surabaya jadi aman bukan karena pemerintahnya, tapi karena warganya jaga perkampungannya. Aman dari pencurian, aman dari gizi buruk dan aman dari stunting," pungkasnya. (rmt/nur) Editor : Administrator
#CCTV di Kampung #Pantau Keamanan Kampung #pemkot surabaya #Pasang 1.944 CCTV