Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dua Bandit Curanmor Satroni Ponpes di Wonocolo

Lambertus Hurek • Kamis, 3 November 2022 | 02:51 WIB
KETAHUAN: Terduga pelaku curanmor terekam CCTV saat beraksi di Jalan Wonocolo Pabrik Kulit, Surabaya. (IST)
KETAHUAN: Terduga pelaku curanmor terekam CCTV saat beraksi di Jalan Wonocolo Pabrik Kulit, Surabaya. (IST)
SURABAYA - Bandit pencuri motor beraksi di area parkir pondok pesantren (ponpes) Jalan Wonocolo Pabrik Kulit, Gang KH Zubair, Wonocolo, Senin (31/10) pagi.

Korbannya, Nilna, santri sekaligus mahasiswi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA). Pelaku mencuri motor Honda Beat nopol S 6002 ABA. Pengasuh Ponpes Baitul Jannah Badar Tom Tomi menuturkan, motor korban diketahui hilang pertama kali waktu subuh. Motor saat itu sudah lenyap. Sementara pintu pagar pondok terbuka sedikit.

"Waktu itu pintu gerbang lupa dikunci karena gembok gak ada. Tapi paginya gembok ditemukan di bawah gerbang," ujarnya, Rabu (2/11).

Dia mengungkapkan, setelah mendapat laporan ada motor santri yang hilang, kemudian mengecek rekaman CCTV yang ada di gang. Dari rekaman kamera pengawas, pelaku berjumlah dua orang beraksi Senin dini hari. "Pelaku beraksi sekitar pukul 02.40. Sebelumnya dua minggu lalu motor milik teman santri juga hilang," bebernya.

Selain itu, lanjut Badar, motor salah satu santrinya belum lama ini juga dirusak rumah kuncinya. Namun, gagal dibawa kabur pencuri. "Setelah kejadian sudah lapor polisi," sebutnya. Pihaknya berharap polisi segera menindaklanjuti laporan.

Sementara itu, dua orang bandit curanmor terekam kamera pengawas (CCTV) saat beraksi di Jalan Tambak Lumpang, Sukomanunggal, Surabaya, Jumat (28/10). Pelaku mencuri motor Honda Scoopy nopol L 6907 Z milik Kemis, 55, warga setempat.

"Yang hilang (dicuri) motor bapak saya. Kejadiannya Jumat kemarin sebelum ashar," ujar anak korban, Febri.

Febri menjelaskan, motor matik tersebut diparkir di depan rumah seusai dipakai salat Jumat sekitar pukul 13.00. Korban lalu tidur siang. Sekitar pukul 14.00, korban terbangun dari tidur karena hendak ke pasar.

Selanjutnya, korban keluar rumah dan hendak pergi ke pasar. Namun, motor yang diparkir depan rumah sudah amblas. "Saat tanya ke tetangga tidak ada yang tahu. Ketika dicek melalui CCTV yang ada di gang pelaku pakai peci, baju koko abu-abu tua dan bersarung," sebutnya.

Dia melanjutkan, sebelum mengeksekusi motor pelaku datang dibonceng temannya menggunakan motor Yamaha Mio warna merah nopol N 5901 HZ. Pelaku yang berperan sebagai joki memakai topi, dan jaket warna biru merah. (rus/rek) Editor : Lambertus Hurek
#curanmor wonocolo #maling motor surabaya #bandit motor di UINSA #ponpes mahasiswa Uinsa