Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tawuran Geng yang Tewaskan Remaja di Kenjeran untuk Konten Media Sosial

Administrator • Sabtu, 29 Oktober 2022 | 17:57 WIB
BAHAYA: Polisi menunjukkan senjata tajam (sajam) yang digunakan untuk menghabisi korban di Pantai Kenjeran, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
BAHAYA: Polisi menunjukkan senjata tajam (sajam) yang digunakan untuk menghabisi korban di Pantai Kenjeran, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Tawuran antargeng remaja kambuh lagi di Surabaya. Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak baru saja mengamankan tiga remaja pelaku tawuran di Jembatan Suroboyo, Pantai Kenjeran, pada Minggu (23/10) lalu.

Peristiwa itu telah menewaskan seorang orang remaja 19 tahun berinisial RM yang terkena sabetan senjata tajam. Ketiga pelaku sudah diamankan yaitu MRS, 18, warga Jalan Asem Jaya; MFA, 18, warga Gemblongan; dan AS, 16, warga Jalan Pacar Keling, Surabaya.

Para remaja ini diketahui punya rekam jejak sering terlibat tawuran antargeng. Mereka tak segan-segan menghabisi anggota geng lain yang dianggap musuh. Salah satu pelaku, MRS, mengungkapkan alasan dirinya tega menghabisi RM di sekitar Jembatan Suroboyo, Kenjeran.

Selain balas dendam, menurut dia, tawuran itu juga untuk mengisi waktu luang pada malam hari. “Nganggur malam hari. Nggak minum. Tawuran juga untuk konten media sosial Instagram,” kata MRS di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, kemarin.

Para pelaku diketahui merupakan kelompok geng yang sering terlibat tawuran. Yakni, geng All Star dan Tim Gukguk. “Semua yang kita tangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kasat Reskrim AKP Arief Ryzki Wicaksana.

Korban RM tewas bersimbah darah setelah dikeroyok oleh sekelompok remaja diduga geng Aliansi All Star di kawasan Jalan Pantai Kenjeran Surabaya. Ketiga pelaku pengeroyokan semuanya masih berstatus pelajar.

Selain mengamankan tiga pelaku, polisi juga menyita barang bukti video saat kejadian pengeroyokan, baju yang digunakan korban, satu unit ponsel milik tersangka yang berisi video pengeroyokan, dua celurit dengan panjang sekitar dua meter yang digunakan untuk membacok korban.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Arief Ryzki Wicaksana mengungkapkan, beberapa saksi mata menyebut tersangka AS, 16, warga Jalan Pacar Keling, yang pertama kali membacok korban.

“Kami cari keberadaan AS. Namun, yang bersangkutan sempat berkelit tidak melakukan tawuran di Jembatan Suroboyo,” kata AKP Arief Ryzki Wicaksana.

Belakangan remaja 16 tahun itu sempat sembunyi di rumah saudaranya di kawasan MERR, Surabaya. Setelah dicokok polisi, AS pun mengaku menyabet korban terlebih dulu hingga senjatanya jatuh, kemudian diambil, dan digunakan untuk melukai korban. “Setelah korban terkapar, mereka meninggalkan korban di jalan,” papar AKP Arief. (gun/rek) Editor : Administrator
#Konten Media Sosial #Guk Guk #All Star #Remaja Tewas di Kenjeran #tawuran geng remaja