Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Temui Serikat Buruh, Eri Janji Perjuangkan UMK agar Buruh Hidup Layak

Administrator • Kamis, 27 Oktober 2022 | 23:06 WIB
TAMPUNG MASUKAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat bertemu dengan perwakilan buruh di Balai Kota Surabaya, Rabu (26/10). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
TAMPUNG MASUKAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat bertemu dengan perwakilan buruh di Balai Kota Surabaya, Rabu (26/10). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Jelang kenaikan upah minimum kota (UMK) Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertemu dengan serikat buruh di Balai Kota, Rabu (26/10). Para perwakilan serikat buruh itu mengeluhkan tentang UMK Surabaya. Bahkan wali kota yang akrab disapa Cak Eri ini sepakat untuk memperjuangkan UMK yang layak bagi para buruh atau pekerja di Surabaya.

Meski demikian, Cak Eri meyakini bahwa pemerintah pusat akan menentukan UMK berdasarkan kajian dan peraturan. Sehingga nilai UMK yang dikeluarkan sesuai dengan kehidupan layak saat ini.

"Kita harus sepakat bahwa di Surabaya itu harus UMK yang layak. Misal Rp 6 juta atau Rp 7 juta, dan UMK-nya ditetapkan misal Rp 4 juta lebih. Nah, kekurangan sekitar Rp 2 juta sampai Rp 3 juta itulah yang harus kita pikirkan bersama,” kata Cak Eri.

Cak Eri juga memberikan cara agar para buruh juga bisa memanfaatkan aset Pemkot untuk usaha. Menurutnya, hal ini sangat penting untuk menambah pendapatan keluarga buruh. Supaya dalam keluarga pendapatannya bisa mencapai Rp 6 juta sampai Rp 7 juta.

"Hal yang sama sudah saya terapkan dengan teman-teman ojek online, mereka nanti akan saya buatkan tempat servis yang besar. Nantinya, yang bekerja mengelola itu semua ojek online dan mereka harus servis dan ganti oli di sana," imbuhnya.

Oleh karena itu, ia berharap hal yang sama juga bisa dilakukan oleh para buruh atau pekerja. Makanya, dalam kesempatan itu dia juga meminta para pekerja atau buruh itu untuk melihat langsung contoh program padat karya yang sudah berhasil, yaitu produksi paving yang saat ini penghasilan para pekerjanya sudah tembus Rp 6 jutaan.

"Alhamdulillah para buruh ini semangatnya luar biasa. Bahkan, mereka juga berencana membuat buruhmart," tutur Cak Eri

Cak Eri juga menyatakan bahwa pihaknya akan men-support langkah buruh di Surabaya demi kesejahteraan. "Saya berharap juga semoga nanti para buruh bisa belanja dan beli di sana semuanya. Jangan sampai kalau kita dengan para buruh bikin buruhmart, lalu teman-teman buruh belanja di tempat lain. Jangan sampai begitu,” harapnya.

Menurutnya, hal-hal semacam ini yang tidak terpikirkan selama ini. Bagi dia, kalau hanya berkutat di persoalan nilai UMK, nanti tidak akan ada pendapatan tambahan bagi para buruh itu. “Nah, inilah saatnya untuk memikirkan tambahan pendapatan bagi buruh itu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Surabaya Dendi prayitno menceritakan asal muasal pertemuan tersebut. Awalnya, dia menyampaikan kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya Achmad Zaini untuk bisa bertemu Wali Kota Eri demi menyampaikan aspirasi para buruh secara langsung.

“Ternyata langsung disetujui dan kita bisa bertemu dengan Pak Eri langsung untuk menyampaikan aspirasi. Kami menyampaikan terimakasih kepada Pak Eri dan jajaran pemkot karena ternyata sudah memikirkan nasib kami. Kami sampaikan terimakasih. Semoga sinergi ini akan terus berlanjut,” kata Dendi. (rmt/nur) Editor : Administrator
#wali kota surabaya #Janji Perjuangkan UMK #Temui Serikat Buruh #Eri Cahyadi #Buruh Hidup Layak