Saksi mata Ipung, 43, mengatakan, awalnya ia duduk di pinggir sungai atau samping terminal Joyoboyo dengan teman sesama profesi ojek pangkalan. Tidak lama berselang, ada seorang pengendara ojek online yang berhenti di jembatan Wonokromo berteriak melihat ada mayat manusia di sungai.
"Saya mendekat waktu dilihat dari atas (jembatan), mayat posisinya telungkup nyantol sampah dan enceng gondok," ujar Ipung kepada Radar Surabaya di sekitar lokasi, Jumat (23/9).
Melihat hal itu saksi dan warga lalu melapor ke Polsek Wonokromo dan command center 112. Beberapa saat kemudian petugas BPBD dan Tim Rescue tiba di lokasi. Petugas gabungan mengangkat jenazah menggunakan truk crane.
Setelah diangkat, Tim Inafis melakukan identifikasi terhadap jenazah korban. "Korban jenis kelamin perempuan. Namun identitas belum ada," imbuh Wakil Komandan Batalion BPBD Kota Surabaya Budiono.
Korban diduga sudah meninggal dua hari yang lalu. Dari ciri-ciri fisik, korban berusia sekitar 60 tahun. Dia mengenakan atasan baju warna biru tua kombinasi motif daun warna putih serta celana hitam.
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo AKP Gede Made Sutanaya mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan Tim Inafis Polrestabes Surabaya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Korban meninggal dunia karena tenggelam di sungai. Untuk identitas korban dan kenapa tercebur masih diselidiki," terang Made. (rus) Editor : Lambertus Hurek