Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Tundjung Iswandaru mengatakan, rambu-rambu di akses jalan menuju Stadion GBT diupayakan rampung terpasang seluruhnya. Termasuk petunjuk arah untuk mempermudah penonton dari luar Surabaya maupun luar negeri, tamu VIP dan ofisial masuk ke stadion.
"Tentu kita penuhi fasilitas itu, mana yang arah pengunjung, tamu VIP mana yang ofisial. Petunjuk jalan itu nanti disesuaikan jaraknya," kata Tundjung, Minggu (11/9).
Ia menjelaskan, penambahan rambu petunjuk arah ini tindak lanjut dari survei bersama antara Pemkot Surabaya dengan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Asosiasi Provinsi (Asprov) Jawa Timur beberapa waktu lalu yang menyarankan agar jalan menuju ke dalam Stadion GBT diberi petunjuk arah. Termasuk penunjuk jalan itu untuk membedakan akses antara VIP area, team entrance, dan area penonton.
"Bukan hanya rambu, kami juga siagakan petugas untuk standby tidak jauh dari petunjuk arah tersebut. Sehingga ketika pelaksanaan berlangsung ada yang mengarahkan, biar nggak salah arah," jelasnya.
Selain itu, pihaknya akan melakukan pengecatan marka jalan menuju ke Stadion GBT. Pemkot juga berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Surabaya mengenai pengawalan tim ofisial menuju ke Stadion GBT.
Ia memastikan tidak ada pengaturan arus lalu lintas khusus ketika tim melakukan latihan dan bertanding di GBT. "Saya rasa nggak ada pengaturan khusus karena keluarnya nggak terlalu sering. Selama tidak diperlukan pengaturan khusus akan kita lewatkan jalan seperti biasa, sesuai petunjuk arah. Kami koordinasikan lagi, begitu pula dengan pengawalan official," katanya.
Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya Adi Gunita menambahkan, akses jalan menuju GBT yang akan dijadikan akses menuju GBT dalam tahap finishing. Namun, yang menjadi catatan dari PSSI Jatim adalah akses jalan pembeda antara tamu VIP dan akses untuk umum.
“Terkait masukan dari Pak Amir (Asprov Jatim), untuk akses Tol Romokalisari maupun flyover Teluk Lamong masih kami koordinasikan. Jadi, nanti siapa saja yang akan melewati akses ini, karena ini penting,” kata Adi.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ia mengimbau para suporter yang datang dari berbagai wilayah di tanah air dan negara lain untuk menjaga kebersihan dan keamanan di Kota Pahlawan.
“Suporter silakan (datang) ke Surabaya karena Surabaya adalah kota yang ramah. Maka, tolong jaga keamanan Surabaya dan tolong dijaga kebersihannya. Kita bersama-sama mendukung Indonesia dan NKRI harga mati,” kata Cak Eri. (rmt) Editor : Lambertus Hurek