Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi mobil bernama Arnold mengalami luka robek di bagian telinga. Kemudian dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Mitra Keluarga Satelit. Sementara itu, Krisna, kernet asal Jalan Made Utara, Surabaya, selamat.
Informasi yang dihimpun Radar Surabaya, kecelakaan itu berawal saat mobil melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Raya Kupang Indah. Mobil hendak menuju ke arah Bundaran Satelit.
Sesampainya di Jalan Raya Kupang Indah, sopir mobil kaget. Pasalnya, kondisi jalan menikung dan sedikit menurun. Sopir Arnold lalu banting setir ke kiri.
Sialnya, bagian roda mobil naik ke trotoar. Tak ayal mobil hilang keseimbangan dan terguling di tengah jalan.
Pengguna jalan yang melihat insiden kecelakaan itu lalu menolong pengemudi dan kernet. Selain itu, juga melapor ke Command Center 112. Salah seorang petugas DPKP Surabaya M Fajar menyatakan, satu unit Tim Rescue dikerahkan ke lokasi untuk mengevakusi mobil.
"Pengemudi Bapak Arnold mengalami telinga robek dan dirujuk ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Satelit. Untuk kernetnya selamat," jelas Fajar.
Kabid Operasional DPKP Surabaya Wasis Sutikno menambahkan, proses evakuasi selesai hingga pukul 15.21. "Mobil boks itu bermuatan es krim," kata Wasis.
Sementara itu, Arnold sendiri diduga belum berpengalaman melintas di Jalan Raya Kupang Indah. Karena itu, ia tak menyangka kalau kondisi jalan di kawasan itu menikung dan tidak rata.
“Kelihatannya sopir kurang fokus,” kata Wahyudi, seorang warga di sekitar lokasi kecelakaan.
Menurut dia, kawasan itu sering terjadi kecelakaan tunggal meski tidak sampai berakibat fatal. “Pengendara yang jarang melintas di sini sebaiknya lebih hati-hati. Jangan sampai kehilangan konsentrasi,” katanya. (rus) Editor : Lambertus Hurek