Disporseni Nasional UT tahun ini mengambil tema ‘Sportif, Inovatif, dan Kokoh dalam Tatanan Baru UT PTN-Badan Hukum’ yang sudah digelar sejak bulan Juni lalu diikuti oleh 39 UPBJJ-UT di seluruh Indonesia dan 14 PT undangan serta Pusat Pelayanan Mahasiswa Luar Negeri (PPMLN).
Di ajang tersebut, UT Surabaya menyabet gelar juara 1 Qori Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional dengan nilai 89,5. Final MTQ tersebut diselenggarakan, Minggu (21/8). Seluruh civitas akademika UT Surabaya turut bangga atas pencapaian gelar juara MTQ tersebut. Pasalnya, tahun 2020 UT Surabaya hanya juara ke-2.
MTQ UT Surabaya diwakili oleh Insyirohul Fuad. Mahasiswa semester 8 tersebut mengaku bangga dengan apa yang dicapainya saat ini. Bahkan Disporseni tahun ini menjadi kado istimewa untuk kelulusannya dan juga UT Surabaya. Ia juga sebelumnya menjuarai Disporseni Nasional untuk kejuaraan MTQ. "Alhamdulillah bisa mempertahankan juara. Sebelumnya juara 2, sekarang juara 1. Ini kado spesial untuk UT Surabaya," kata Fuad.
Ia mempersiapkan MTQ ini selama satu bulan. Ia telah membuktikan dengan tampil sangat memukau di depan dewan hakim (juri) selama 10 menit.
"Sejak awal saya optimistis tapi saya serahkan semua kepada Allah SWT. Karena melihat pesertanya juga baik-baik. Tapi saya optimalkan sebaik mungkin demi UT Surabaya," tutur mahasiswa semester 8 jurusan Manajemen itu.
Penanggung Jawab Kemahasiswaan dan Marketing UT Surabaya Sucipto, M.Sc menjelaskan, dalam ajang Disporseni Nasional tahun ini, beberapa mahasiswa UT Surabaya telah masuk final. Bahkan yang lebih dahulu pengumuman juara yakni lomba MTQ.
"Beberapa cabang lomba, wakil-wakil kami (mahasiswa) masuk ke final. Seperti seni tari, poster edukatif, pembuatan video pendek hingga MC. Dan alhamdulillah satu gelar juara 1 sudah kami dapatkan. Untuk yang lainnya akan diumumkan di puncak Dies Natalis UT, 4 September mendatang," terang Sucipto.
UT Surabaya telah mempersiapkan perwakilannya dalam Disporseni tersebut. Bahkan tak hanya itu, UT Surabaya juga memompa semangat mahasiswanya sebelum berlomba. Selama ini UT Surabaya telah mendata potensi mahasiswa yang memiliki bakat untuk bisa dikembangkan.
"Ketika kita turun ke daerah (kelompok belajar) kami data dan kemudian kami fasilitasi mahasiswa yang punya bakat atau kemampuan di bidang akademik maupun non-akademik. Hal ini sebagai tanggung jawab kami untuk membina dan mendidik mahasiswa," ungkapnya.
Sucipto mengaku, ke depan UT Surabaya akan lebih getol lagi dalam melakukan pengembangan potensi mahasiswa. "Tahun ini rencana akan kami lakukan untuk pusat pengembangan kreativitas mahasiswa dan kewirausahaan," ujar Sucipto.
Sementara itu, Direktur UT Surabaya Dr. Hj, Suparti, M.Pd. bersyukur atas pencapaian mahasiswa UT dalam mendapatkan juara 1 MTQ Disporseni Nasional. Menurutnya, Disporseni Nasional UT ini untuk menggali potensi mahasiswa dalam mengembangkan bakat. "Alhamdulillah juara 1. Disporseni ini sebagai penggali potensi mahasiswa agar bisa berprestasi," kata Suparti.
Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan Dies Natalis UT ke-38 pada 2022 ini pun akan disemarakkan oleh 21 kegiatan yang dikelompokkan menjadi tiga tema besar, yakni kegiatan kewibawaan akademik, peningkatan mutu tata kelola, dan peningkatan daya jangkau dan layanan.
Selain itu, dengan bertransformasi sebagai PTN-BH, diharapkan UT semakin mengokohkan capaiannya untuk menjadi yang terdepan dalam inovasi PTTJJ. Pelaksanaan Disporseni Nasional UT 2022 pun diselenggarakan dengan semangat ikatan kebersamaan menuju tatanan baru UT PTN-BH.
"Ini menjadi titik awal dari serangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas keberlangsungan UT selama 38 tahun ini. Dengan kerja sama dan sinergisitas seluruh pihak, maka akan terlaksana rangkaian kegiatan yang memberikan banyak manfaat bagi UT," pungkasnya. (rmt/nur) Editor : Administrator