Ketua DPW PBB Jawa Timur, Ir. HM Masduki, SH., MH mengatakan, Partai Bulan Bintang telah mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024 ke KPU RI pada hari pertama pendaftaran pada 1 Agustus 2022.
"Partai Bulan Bintang pada Senin 1 Agustus 2022 telah mendaftarkan dokumen persyaratan verifikasi dan dinyatakan lengkap oleh KPU RI," terang Masduki, Selasa (2/8). Dalam pendaftaran tersebut, DPW PBB Jawa Timur mendaftarkan 100 persen atau 38 DPC se-Jawa Timur.
"DPW PBB Provinsi Jawa Timur telah mendaftarkan 38 DPC (100%, Red) untuk ikut serta dalam proses verifikasi administrasi dan faktual," terang pengusaha dan pengacara asal Malang tersebut.
Dengan didasari hal tesebut, Masduki menyampaikan tema Rakerwil DPW PBB Jatim kali ini adalah "PBB Menang Pemilu 2024." "Seluruh infrastruktur PBB mulai dari PAC, DPC, DPW dan DPP bekerja keras agar seluruh tahapan pemilu bisa diikuti dan menjadi peserta pemilu. Oleh karena itu, dalam tema Rakerwil saat ini berjudul Partai Bulan Bintang Menang Pemilu 2024," imbuhnya.
Dalam kegiatan Rakerwil ini, PBB Jatim akan mematangkan strategi dan taktik agar menang dalam Pemilu 2024. Dalam rangkaian Rakerwil juga akan digelar Seminar Regional Ketenagakerjaan Jawa Timur yang akan dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan dan gubernur Jawa Timur.
"Pada kegiatan seminar ini akan hadir sebagai narasumber yaitu Ibu Khofifah Indar Parawansa sebagai gubernur Jawa Timur dan Ir. Afriansyah Noor, M.Si selaku Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI," tambah Masduki
Seminar ini mengangkat tema "Pesantren dan Industri 5.0: Mindset dan Strategi Santri dalam Menghadapi Era Disrupsi dan Artificial Intelligence.”
"DPW PBB Jawa Timur sebagai bagian dari pendukung pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak bertekad menyukseskan program utama gubernur Jatim," terangnya.
Jawa Timur sebagai provinsi yang sangat banyak memiliki pondok pesantren membutuhkan sinergi dengan banyak pihak agar dapat melahirkan dan mencetak santri yang memiliki bekal keterampilan hidup.
Ditambahkan, santri adalah bagian dari sumber tenaga kerja yang berkualitas. Program One Pesantren One Product (OPOP) sangat tepat jika melakukan sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan. One Pesantren One Produk (OPOP) merupakan salah satu program andalan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (rak/jay) Editor : Administrator