Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dukung Pariwisata, Dishub Buat Lajur Sepeda hingga ke Kawasan Kota Lama

Administrator • Minggu, 17 Juli 2022 | 14:33 WIB
Pengendara melintas tak jauh dari fasilitas parkir sepeda yang tersedia di Jalan Tunjungan, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
Pengendara melintas tak jauh dari fasilitas parkir sepeda yang tersedia di Jalan Tunjungan, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Lajur sepeda di kota Surabaya akan terus bertambah. Terutama di kawasan kota lama. Tujuannya agar masyarakat bisa bersepeda dengan aman dan nyaman. Apalagi Surabaya mendapat predikat sebagai kota metropolitan yang rama pesepeda.


Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Soesandi Ismawan mengatakan lajur yang akan ditambah yakni di Jalan Kebon Rojo, Indrapura, Rajawali hingga Jalan Veteran. Penambahan lajur ini untuk mendukung wisata kota lama yang akan dilaunching.


"Saat ini kami fokus memetakan lajur pesepeda untuk di kawasan kota lama. Untuk jalannya kami akan overlay (aspal) dan kemudian dilakukan pengecatan marka dan rambu-rambunya," kata Soesandi.


Nantinya lajur pesepeda akan terkoneksi langsung dengan transportasi massal Suroboyo Bus. Karena saat ini Suroboyo Bus sudah ada rak untuk pesepeda. Sehingga kedepan diharapkan transportasi massal menjadi kebiasaan masyarakat.


"Pada prinsipnya sepeda itu untuk transportasi sehari-hari, rekreasi dan olahraga. Sehingga kami akan tambahkan sejumlah fasilitas dan kemudahan untuk melengkapi pesepada di Surabaya," terangnya.


Terkait dengan olahraga dan rekreasi pihaknya akan membuat loop (track) yang juga terkoneksi antara satu kawasan dengan kawasan lainnya. "Harapannya terkoneksi. Karena nanti kami akan buat loopnya. Ada loop di setiap jalan yang akan dituju. Sehingga membuat aman dan nyaman pesepada,"ujar Soesandi.


Sampai saat ini sudah lajur pesepeda sudah mencapai 35,8 kilometer. Pihaknya juga memperhitungkan keselamatan pesepeda dan dampak pada lalu lintas ketika jalannya digunakan satu lajur.


"Status jalan dipertimbangkan, apakah jalan nasional atau jalan kota. Aturan kecepatan kendaraan di dua jalan tersebut jelas berbeda. Kami tentu menghindari hal-hal yang bisa membahayakan pesepeda," ungkapnya.


Menurut dia, kesinambungan antara jalur sepeda yang sudah ada di kawasan lain dengan jalur yang akan dibuat menjadi hal penting. Namun, itu tetap bergantung pada hasil kajian nanti.


"Misalnya kita mengkaji Surabaya barat ini animo pesepada gimana, dan luas jalurnya yang akan digunakan nanti itu juga kita kaji, juga untuk lokasi-lokasi yang strategis dan memungkinkan," pungkasnya. (rmt/jay)
Editor : Administrator
#dishub surabaya #Dukung Pariwisata #Buat Lajur Sepeda #kawasan kota lama