Gigitan itu lepas setelah majikan anjing tersebut datang. Bukannya meminta maaf, anak pemilik anjing diduga memarahi mengancam korban. "Kami laporkan TH, kasihan ibu ini (SK) sudah sepuh. Ia juga harus menahan sakit luka robek akibat serangan anjing," kata kuasa hukum SK Abdul Malik, Selasa (10/5).
Malik mengatakan, terlapor TH mengaku sebagai pengacara. Ia bahkan mengancam SK jika berbuat macam-macam. Korban semakin ketakutan.
"Dia bilang akan bakar rumah klien saya. Ia juga menunjukkan sebuah pistol. Bahkan, mempersilakan klien saya melaporkan ke polisi," ungkapnya.
Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana membenarkan adanya laporan tersebut. "Sudah masuk semalam. Nanti akan ditangani unit Jatanras," ungkapnya. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek