Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tak Terima Dikeroyok, Tebas Tangan Tetangga di Alun-Alun Contong

Lambertus Hurek • Selasa, 19 April 2022 | 03:59 WIB
GELAP MATA: Tersangka Ilham membacok sesama penjudi lantaran ditagih uang taruhan. (IST)
GELAP MATA: Tersangka Ilham membacok sesama penjudi lantaran ditagih uang taruhan. (IST)
SURABAYA - Berawal dari cekcok mulut, dua tetangga terlibat carokan di Jalan Carikan III, Alun-Alun Contong, Surabaya, Senin (18/4), pukul 13.00. Kejadian ini menggegerkan warga setempat.

Awalnya warga tidak mengira akan terjadi pembacokan yang dilakukan Surahman terhadap Husin. Akibatnya, Husin harus dirawat di rumah sakit akibat luka sabetan senjata tajam (sajam). Polisi mengamankan Surahman beserta barang bukti golok dan kayu yang digunakan untuk bertikai.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula ketika Husin bersama ayahnya, Sodiq, mempersiapkan acara keagamaan di musala depan rumahnya. Saat itu bapak anak ini diduga menyalakan sound system dengan cukup keras. Ini memantik emosi Surahman.

Surahman menegur keduanya. Namun, teguran ini membuat bapak anak tersebut tidak terima. Surahman yang babak belur dikeroyok bapak dan anak ini tidak terima. Ia pun masuk ke rumah dan mengambil sebilah golok. Kemudian kembali ke lokasi.

Nah, Surahman langsung menyabetkan golok ke arah Husin. Hingga mengalami luka di tangannya. Mengetahui hal itu, warga kemudian melapor ke polisi dan Husin dibawa ke rumah sakit. "Saat ini masih dalam perawatan intensif," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Mirzal Maulana.

Mirzal mengungkapkan, hasil pemeriksaan awal, Surahman ini melakukan pembacokan karena tidak terima dirinya dikeroyok Husin dan Sodiq. Saat ini, barang bukti golok dan beberapa benda lain di lokasi sudah diamankan.

Pihaknya juga membawa Sodiq serta Surahman untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Surahman sempat bersembunyi usai kejadian. Kami temukan dia berada di masjid dekat lokasi dan kami amankan," tuturnya.

Sementara itu, informasi lain di lapangan menyebutkan, pertengkaran mengerikan itu dilatarbelakangi dendam lama pelaku terhadap korban. Salah satu staf Kelurahan Alun-Alun Contong Umi Harti mengaku sempat mendengar kesaksian dari istri pelaku.

"Memang sudah dendam sejak lama, kata istri yang mbacok. Detailnya pelaku pembacokan ada masalah. Intinya sudah tidak akur. Tapi masalahnya seperti apa nanti bisa ditanyakan ke polsek. Termasuk penyebabnya apa, bisa langsung ke Polsek Bubutan saja," ujarnya.

Lurah Alun-Alun Contong Noer Hidayat menyebutkan bahwa pelaku telah menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Keduanya sudah saling mengenal. "Kejadian sekitar 30 menitan. Yang bersangkutan (pelaku) sudah menyerahkan diri. Ada yang terluka dan sepertinya ini dendam lama," katanya Noer. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek
#korban bacokan alun alun contong #motif carokan jalan carikan surabaya #perkelahian alun alun contong #bacokan alun-alun contong