Begitu juga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan kesempatan bagi ASN untuk biasa pulang kampung. "Sudah dua tahun gak mudik. Sekarang waktunya ASN dan semua jajaran bisa mudik. Dan, ini menjadi bulan yang penuh berkah. Mereka nantinya bisa berkumpul keluarga di kampung halaman," kata Cak Eri di Surabaya, Jumat (8/4).
Meski demikian, Cak Eri mewanti-wanti jajarannya untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) selama mudik Lebaran. Agar tidak tertular atau menulari keluarga di kampung halaman. "Saya minta semua yang mudik ingat prokes," ucapnya.
Terkait berapa lama mudik bagi ASN, Cak Eri mengatakan tetap mengikuti aturan pemerintah pusat. Presiden Joko Widodo telah menetapkan cuti bersama Idul Fitri selama empat hari, yaitu 29 April dan 4-6 Mei.
Selama mudik Lebaran, menurut Cak Eri, ASN dilarang menggunakan mobil dinas ke kampung halaman. Aturan tersebut saat ini sedang dibahas lebih detail. "Yang jelas, mobil operasional tetap digunakan selama bertugas," ujarnya.
Wali Kota Eri juga memastikan sebelum mudik nanti para ASN akan menerima tunjangan hari raya (THR). Sama seperti karyawan umumnya. "Insya Allah, H-7 sesuai aturan yang ditetapkan THR turun. Perkiraan kita, sebelum 25 April sudah siap untuk sangu (bekal) mudik," ujarnya.
Adapun besaran THR saat ini sedang dihitung oleh tim anggaran. Pemkot juga berkoordinasi dengan pusat terkait THR yang akan dibagikan. "Ini sedang dihitung," pungkasnya. (rmt/rek) Editor : Lambertus Hurek