Kapolsek Bubutan Kompol Ade Christian Manapa mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan. Namun, pihak keluarga keberatan untuk melapor dan memilih langsung memakamkan jenazah korban. "Pihak keluarga tidak melapor dan meminta jasad korban segera dimakamkan," katanya.
Kanitreskrim Polsek Bubutan AKP Oloan Mannulang menuturkan, saksi mata sempat melihat korban pulang seusai membeli kerupuk. Kemudian berjalan menuju ke lokasi rel KA untuk menjemur nasi. Nah, tiba-tiba sebuah kereta barang melintas dari arah Kalimas menuju ke Sidotopo.
"Diduga korban tidak tahu sehingga ia tertabrak kereta api dan terseret. Tubuh korban terbelah dua," ungkap Oloan.
Warga setempat kemudian melaporkan kejadian tragis itu ke Polsek Bubutan. Polisi lalu datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban terseret sekitar 10 meter dari lokasi dan langsung meninggal dunia.
"Hasil penyelidikan di lokasi, korban murni tertabrak kereta. Tidak ada bekas luka penganiayaan dalam tubuhnya," ucap Oloan. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek