Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Presiden Jokowi Ganti Motor Driver Ojol Yang Raib

Lambertus Hurek • Selasa, 15 Februari 2022 | 03:12 WIB
PEDULI OJOL: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep menyerahkan bantuan motor dari Jokowi kepada korban curanmor di kawasan Wiyung, Surabaya, Senin (14/2). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
PEDULI OJOL: Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep menyerahkan bantuan motor dari Jokowi kepada korban curanmor di kawasan Wiyung, Surabaya, Senin (14/2). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Bermaksud cari tambahan penghasilan sebagai driver ojek online (ojol), seorang ibu dua anak ini malah menjadi korban bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Wahyu Noviarini, warga Jalan Dukuh Gemol Kali, Surabaya, terkulai lemas setelah motornya yang di parkir di depan PTC Mall amblas pada 10 Februari lalu.

Sepeda motor Honda Beat L 5880 QK milik Wahyu hilang saat ditinggal mengambil orderan makanan. Kejadian ini sempat viral setelah sebuah video memperlihatkan korban terduduk dan menangis tersebar di media sosial (medsos). Kejadian ini mendapat perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Presiden Jokowi pun memberikan bantuan sebuah sepeda motor Honda Beat yang diantar langsung ke rumah korban oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan. "Bantuan ini semoga bisa menginspirasi kita untuk bisa lebih peduli dengan sesama," ujarnya.

Tidak hanya itu. Presiden Jokowi juga memberikan uang untuk melunasi kredit BPKB motor yang hilang. "Kami sampaikan sepeda motor ini ke korban. Ini amanah dari Bapak Presiden Jokowi agar bisa bermanfaat dan tetap semangat kerja keras karena kita masih pandemi," ujarnya.

Wahyu tampak berkaca-kaca saat menerima bantuan motor. Sambil menggendong anaknya yang baru lahir, ia menerima kunci motor dari Kapolrestabes Surabaya. Ia berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan kepolisian, teman-teman ojol, serta media karena sudah membantunya seusai kejadian.

Wahyu mengaku sempat syok mengetahui motornya hilang. Ia menangis karena saat itu hari pertamanya menjadi tukang ojek. Sebelumnya ia bekerja sebagai guru privat. Nah, karena pandemi covid berkepanjangan, muridnya memilih berhenti les dulu.

"Saya menjadi ojol karena butuh tambahan penghasilan, malah sepeda motor saya hilang. BPKB motor saya juga sudah dikreditkan untuk kebutuhan dan buka usaha," ujarnya. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek
#presiden sumbang motor ojol Surabaya #Jokowi bantu motor ojol #Kapolrestabes Surabaya serahkan motor ojol #motor ojol hilang di PTC