Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, pengelolaan tambak ikan yang selama ini dilakukan pemkot juga melibatkan warga MBR. Sementara itu, DKPP bertugas membantu pendampingan, seperti memberikan bibit ikan, pakan ikan, pendampingan dan perawatannya. Setelah panen, maka hasilnya dapat dinikmati kembali oleh warga MBR yang tinggal tak jauh dari lahan tersebut.
“Ada yang lahannya dikelola langsung oleh MBR, ada yang dikelola bersama oleh pemkot juga warga MBR. Ada lahan yang digunakan untuk tanaman juga. Oleh karena itu, masyarakat MBR, stunting dan lanjut usia (lansia) yang ada di sekitar lahan pemkot, dapat merasakan manfaatnya,” kata Antiek, Minggu (13/2).
Antiek memberi contoh seperti tambak ikan bandeng di Tambak Wonorejo yang dikelola bersama. Hasilnya pun dipanen dengan dibagikan di enam kelurahan di Wonorejo. Di lahan milik Pemkot Surabaya seluas 1,5 hektare tersebut, DKPP berhasil memanen kurang lebih 350 kilogram ikan bandeng.
"Masing-masing keluarga MBR mendapat 1-1,5 kilogram. Jadi, pembagian ini disesuaikan dengan lahan yang dimiliki pemkot. Kalau lahannya tambak ikan bandeng seperti ini, kita bagikan ikan bandeng, kalau lahannya digunakan budidaya ikan lele, maka dibagi ikan lele. Begitu seterusnya,” jelasnya.
Budidaya perikanan tak hanya dilakukan pemkot di lokasi tersebut. Sebab ke depan, aset-aset pemkot lain yang sudah terdata, baik berupa tambak maupun lahan pertanian, bakal dimanfaatkan untuk membantu perekonomian warga. "Nanti kita identifikasi yang berupa tambak. Sebagian nanti ada mangrove, sebagian ada tambak yang memanfaatkan warga. Jadi warga budidaya dan hasilnya bisa dijual untuk membantu perekonomian di situ," ujarnya.
Selain itu DKPP juga melakukan pemberdayaan bercocok tanam bagi MBR. Sebanyak 18 lahan yang tersebar di berbagai titik di seluruh Surabaya sudah ditanami berbagai tanaman pangan. Yakni BTKD Jambangan, Kelurahan Sumber Rejo, Sambikerep, Lakarsantri, Kelurahan Jeruk RW 03, Persil 12 RW 13 Kelurahan Kebraon, Rusun Warugunung, Kecamatan Wonocolo, Tambak wedi, Bangkingan, Kutisari Indah Utara, Kutisari Indah Utara VIII Dekat Pasar, Pakal Jalan Kauman, Taman Balas Klumprik, Wonocolo 2, Medokan Asri, Wonocolo 3, Medayu Kosaghra Rungkut.
Salah seorang warga Wonorejo Rungkut Gang 4, Hidayah mengaku senang menerima manfaat hasil panen ikan di tambak. "Alhamdulillah, saya dapat tiga ekor Bandeng, bisa dibuat masak di rumah,” ujar Hidayah. (rmt/nur) Editor : Lambertus Hurek