Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kasus Covid-19 Melonjak di Surabaya, RS Lapangan Tembak Diaktifkan Lagi

Lambertus Hurek • Senin, 7 Februari 2022 | 17:38 WIB
Petugas membersihkan dan menata RS Lapangan Tembak, Surabaya, untuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
Petugas membersihkan dan menata RS Lapangan Tembak, Surabaya, untuk antisipasi lonjakan kasus Covid-19. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Kasus positif Covid-19 melonjak lagi. Pemkot Surabaya kembali mengaktifkan Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT), Tambak Wedi, untuk mengantisipasi membeludaknya pasien Covid-19.

Data lawancovid-19.surabaya.go.id kemarin menyebutkan, kasus positif Covid-19 di Surabaya sebanyak 1.404 jiwa. Penambahan kasus aktif sebanyak 971 jiwa. Karena itu, RS Lapangan Tembak akan dibuka Senin (7/2) ini.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya Ridwan Mubarun mengatakan, pengaktifan RSLT sesuai dengan arahan Wali Kota Eri Cahyadi yang meminta untuk menyiagakan tempat isolasi terpusat (isoter). Pihaknya sudah melakukan persiapan dengan kerja bakti pembersihan setelah lama tidak digunakan.

"Tempat isolasi terpusat akan lebih mempermudah untuk melakukan pemantauan dan penanganan kesehatan pada pasien," kata Ridwan, Minggu (6/2).

Pemkot sudah menyiapkan peralatan medis di RSLT agar pasien mendapatkan perawatan medis secara maksimal. "Sedangkan peralatan di RSLT masih sama seperti semula. Jadi tinggal menata kembali. Ada kipas angin, tempat tidur, tabung, dan oksigen,” terangnya.

RSLT memiliki 1.000 bed dengan lima ruangan. Pelayanan di RSLT juga hampir sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di rumah sakit lain karena telah dilengkapi ruangan IGD, rawat inap, radiologi, farmasi, hingga laboratorium. RSLT sempat diaktifkan untuk merawat pasien Covid pada 12 Juli hingga 10 Agustus 2021.

Selain itu, Asrama Haji Sukolilo sudah bisa menampung pasien Covid-19 selepas renovasi dan perbaikan Gedung Zam-Zam dan Shofa. Ridwan mengatakan, sebanyak 185 pasien positif Covid-19 sedang melakukan isolasi di asrama haji.

Selain menyiapkan tempat isolasi terpusat, satpol PP bersama petugas gabungan juga terus menggelar operasi protokol kesehatan (prokes) di 31 kecamatan. Ini sebagai upaya untuk mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi prokes di tempat-tempat kerumunan.

Ridwan menyebut sejak awal Januari 2022 hingga pekan lalu, rata-rata terdapat 500 hingga 700 pelanggar prokes. Mereka langsung menjalani swab antigen. “Targetnya adalah menegakkan prokes. Kita tidak memberikan sanksi,” katanya.

Sementara itu, Camat Sawahan M. Yunus mengatakan, pihaknya menggelar operasi prokes di kawasan Makam Kembang Kuning. Hasilnya, 63 orang terjaring dan langsung dites swab. Satu pelanggar dinyatakan positif seusai dilakukan swab antigen. “Kami menyasar pengendara kendaraan bermotor. Satu pelanggar positif swab antigen itu ternyata berboncengan,” kata Yunus. (rmt/rek) Editor : Lambertus Hurek
#RSLT Surabaya i #isoter covid surabaya #omicron naik di surabaya #RS Lapangan Tembak