Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Anton Elfrino Trisanto mengungkapkan, pihaknya membentuk tim dan melakukan pengejaran. Korban akhirnya ditemukan dan diselamatkan tak lama setelah informasi kejadian itu beredar luas di media sosial. "Korban dalam kondisi sehat. Saat ini korban sudah bersama orang tuanya," katanya, Minggu (6/2).
Secara umum kondisi korban sehat dan tidak ada luka. Namun, remaja itu menderita sakit lupus dan autoimun sehingga perlu pengecekan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan secara menyeluruh. Begitu juga dengan kondisi psikis korban. "Secara umum sehat," terangnya.
Mantan Kabag Ops Polrestabes Surabaya ini mengatakan, pelaku masih dalam pengejaran. namun, identitasnya sudah dikantongi pihak kepolisian. Anton berharap gerombolan penculik bisa segera ditangkap.
Seperti diberitakan sebelumnya, penculikan remaja itu diduga akibat masalah utang piutang. Ada enam orang ini merangsek masuk ke dalam rumah dan menganiaya korban serta kakeknya berusia 70 tahun. Pelaku yang membawa celurit itu lalu memasukkan korban ke dalam mobil dan kabur. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek