Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gubernur Khofifah Lantik 1.502 Pejabat Eselon II, III dan IV Pemprov Jatim

Administrator • Rabu, 29 Desember 2021 | 14:40 WIB
AMBIL SUMPAH: Sebanyak 1502 orang pejabat di lingkungan Pemprov Jatim, dilantik oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, baik secara online maupun offline, di gedungNegara Grahadi, Surabaya, Selasa malam (28/12). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
AMBIL SUMPAH: Sebanyak 1502 orang pejabat di lingkungan Pemprov Jatim, dilantik oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, baik secara online maupun offline, di gedungNegara Grahadi, Surabaya, Selasa malam (28/12). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Sebanyak 1502 Pejabat Eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dilantik, Selasa (28/12) sore.

Pelantikan yang dipimpin Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tersebut selain dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi, juga dilakukan secara virtual.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim Nomor 821.2/6556/204/2021 tentang pengangkatan dalam jabatan tanggal 28 Desember 2021. Gubernur Jatim mengangkat  Dr drg Florentina Yustandari sebagai Kepala Bagian Sumber Daya Manusia RSUD Dr Soetomo.

Kemudian Keputusan Gubernur Jatim Nomor 821.2/6557/204/2021 tentang pengangkatan dalam jabatan, Gubernur Khofifah mengangkat Deddy Haryono sebagai Kepala Bagian Sub Protokol Acara pada Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jatim.

Pada kesempatan tersebut Khofifah menyampaikan optimistis Jatim Bangkit. Menurutnya optimisme dan semangat tetap harus dibangun dan sinergi yang harus dimaksimalkan.

"Saya berharap seluruh OPD membangun sinergi internal maupun eksternal lingkungan birokrasi kita. Vertikal maupun horizontal. Vertikal ke atas dan ke bawah, secara horizontal dengan berbagai instansi vertikal baik itu TNI, Polri maupun BUMN dan lembaga-lembaga lainnya. Juga yang tidak kalah penting adalah bagaimana membangun komunikasi efektif dengan DPRD Jawa Timur," tambahnya.

Khofifah menambahkan, terdapat 11 Indikator Kinerja Utama (IKU) yang terus akan menjadi standar capaian dari kinerja seluruh birokrat. "Dari 11 IKU maka ada di dalam diri saudara sekalian yang ada di jabatan administrator maupun pengawas semua akan menjadi satu kesatuan dari capaian-capaian target yang pernah kita sepakati  bersama DPRD Jatim lewat RPJMD kita," tuturnya.

Pelaksana harian (Plh) Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono mengatakan masing-masing pejabat yang dilantik ini sudah diproses dan dievaluasi sejak tiga bulan lalu sesuai arahan Gubernur Khofifah. Proses evaluasi, verifikasi dan penempatan ini sudah dilakukan pembahasan dengan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat). "Untuk penyetaraan dilakukan secara bertahap. Setelah dilantik, sudah tidak ada, lagi kekosongan jabatan, Insyaa Allah penuh," jelasnya.

Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim Indah Wahyuni mengatakan setelah pelantikan ini, untuk pejabat eselon IV akan dikukuhkan lagi.  Untuk pejabat eselon IV yang dikukuhkan menjadi fungsional itu adalah ada di dinas, badan begitu juga dengan Kasubbag TU di SMA/SMK dan SLB seluruh Jatim. "Ini yang paling banyak," katanya.

Menurutnya sebelum pengukuhan, Pemprov Jatim harus mendapatkan rekomendasi terlebih dahulu dari Kementerian Dalam Negeri maupun Menpan-RB. "Dan kami sedang berproses kenapa kita harus melakukan pelantikan terlebih dahulu ada dengan jabatan-jabatan yang kosong karena yang difungsionalkan adalah pejabatnya. Setelah ada pejabatnya, baru nama-nama itu disesuaikan dikukuhkan dengan jabatan fungsionalnya. Tidak hilang yang eselon IV karena fungsional tapi juga diberi jabatan sebagai sub koordinator. Total yang dikukuhkan sekitar 1200 karena di luar UPT. Jadi yang dikukuhkan termasuk eselon III yang di biro-biro," pungkasnya. (mus/rak) Editor : Administrator
#Gubernur Khofifah #Eselon II III dan IV #Pelantikan Pejabat #pemprov jatim