Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Keburu Dicokok saat Hendak Balap Liar di Margomulyo

Lambertus Hurek • Senin, 20 Desember 2021 | 11:49 WIB
Sejumlah motor disita polisi karena digunakan untuk balap liar di kawasan Margomulyo. (IST)
Sejumlah motor disita polisi karena digunakan untuk balap liar di kawasan Margomulyo. (IST)
SURABAYA - Patroli dilakukan polisi untuk mengurangi aksi kriminalitas di jalan. Terutama menjelang libur akhir tahun pekan depan. Sebanyak delapan sepeda motor diamankan Polsek Asemrowo.

Kendaraan-kendaraan itu diduga hendak digunakan balap liar. Ada beberapa motor yang menggunakan knalpot brong. Sepeda motor tersebut disita di Jalan Margomulyo, Surabaya, Minggu (19/12) dini hari. Kawasan itu selama ini dikenal sebagai salah satu arena balap liar di Kota Surabaya.

Patroli yang dipimpin langsung Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan ini dilakukan pukul 02.00. Patroli kewilayahan ini dilakukan dari mapolsek setempat menuju ke lokasi rawan kriminalitas. Hingga akhirnya menuju ke Jalan Margomulyo, Surabaya.

Nah, saat melintas di jalan raya, petugas menemukan gerombolan pemuda yang berputar di sekitar kawasan Margomulyo. "Mereka berputar-putar di lokasi sehingga kami curiga," jelas Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan.

Ia mengungkapkan, mobil patroli langsung tancap gas dan menuju ke lokasi berkumpulnya para pemuda tersebut. Sejumlah remaja yang mengetahui kedatangan polisi langsung kabur dari lokasi. Namun, beberapa pemuda tidak sempat melarikan diri dan diamankan.

"Mereka hendak balap liar. Beberapa motor kami amankan terutama yang menggunakan knalpot brong," ujar Kompol Hari.

Para pemuda ini sempat tidak mengaku jika hendak balap liar. Dalihnya hanya sekadar jalan-jalan untuk menghabiskan malam Minggu bersama-sama. Namun, salah satu remaja akhirnya dengan jujur mengaku hendak melihat balap liar. Namun, karena tertangkap dulu, maka rencana balap liar itu urung dilakukan.

"Lokasi ini sering digunakan sebagai arena balap liar. Kami amankan motornya dan orang tua pemilik motor akan kami panggil, agar hal serupa tak terulang," kata Hari.

Dia juga meminta para pemilik sepeda motor itu untuk mengembalikan kondisi motornya sesuai dengan standar. Tidak boleh ada modifikasi yang justru membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Knalpot-knalpot brong, misalnya, harus diganti dengan knalpot biasa sesuai spesifikasi aslinya. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek
#knalpot brong surabaya #patroli nataru surabaya utara #remaja ditangkap balap liar surabaya #balap liar margomulyo