Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono meninjau langsung beberapa posko bencana di Kabupaten Lumajang, Senin (13/12). Selain di kantor Kecamatan Pasirian, rombongan juga meninjau posko pengungsian di Lapangan Candipuro.
Posko pengungsian yang terletak di SD Negeri Sumberejo dan Pondok Pesantren Ulul Albab di Kecamatan Candipuro tak luput dari peninjauan. Ikut dalam kunjungan tersebut, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Bupati Lumajang Thoriqul Haq.
Plh Sekdaprov Heru menyampaikan, kunjungan KASAD Dudung bersama Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim untuk memastikan bahwa para pengungsi, dapur lapangan, hingga posko kesehatan bisa beroperasi dengan semaksimal mungkin. Para pengungsi terlihat gembira karena kebutuhan dasar mereka terpenuhi dan terlayani dengan baik. "Hal itu penting. Mengingat kesehatan mental para pengungsi perlu diperhatikan," kata Heru.
Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jatim ini berpesan agar sebisa mungkin para pengungsi senantiasa menghibur satu sama lain agar tidak larut dalam kesedihan. "Kebutuhan para pengungsi kami pastikan terpenuhi secara sandang, pangan, papan. Tapi, bukan cuma itu, batin mereka juga harus senantiasa tenang dan terhibur," jelasnya.
Terkait aktivitas Gunung Semeru, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 12 Desember, penanganan dan pencarian menginjak hari kesepuluh. Kecamatan Candipuro dan Pronojiwo terdampak paling parah. "Sampai saat ini Gunung Semeru berada pada level 2 (waspada)," jelasnya.
Sementara itu, korban meninggal tercatat 46 jiwa. Sembilan orang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian. Delapan belas orang mengalami luka berat. Para korban ini dirawat di Rumah Sakit (RS) Pasirian dan Bhayangkara. Sedangkan 12 pasien luka ringan dan dirawat di puskesmas sekitar.
KASAD Jenderal Dudung Abdurachman menyampaikan bahwa logistik di Pendapa Kabupaten Lumajang dalam kondisi aman. Sejumlah lembaga dan stake holder sudah bergabung untuk ikut membantu menangani bencana. "Mengerahkan secara maksimal agar tidak ada kendala di lapangan. Kesiapan posko di sini sudah lengkap dan mendukung, dari TNI AD dan juga kepolisian. Kami akan sebaik mungkin mengupayakan proses search and rescue," katanya.
Dudung menjelaskan, proses pencarian korban sangat bergantung pada cuaca. TNI AD didukung Pemprov Jatim dan Pemkab
Lumajang telah siap secara material dan personel. "Kami sudah mendapat instruksi dari pemerintah daerah untuk merelokasi kampung-kampung terdampak dan mengevakuasi korban. Kendala utama adalah hujan yang sering turun deras," pungkasnya. (mus/rek) Editor : Lambertus Hurek