Kejadian tersebut bermula ketika Galih bersama temannya pesta miras di Jalan Semampir, Surabaya. Saat itu ia masuk berat dan bersikeras mengendarai motor sendirian. Sementara dua temannya, Mudjib dan Kamil, berboncengan dan masih dalam kondisi sadar.
Saat perjalanan pulang, Galih terjatuh dari motornya. "Akhirnya kedua temannya memarkir motornya ke kos. Kemudian mengantar Galih pulang," kata Kapolsek Sukolilo AKP M Soleh, Kamis (2/12).
Situasi kemudian berubah. Niat baik temannya ini malah membuat mereka terbelit masalah. Galih yang tersadar mencari motornya. Ia pun terkejut motornya hilang dan langsung menyimpulkan bahwa dirinya menjadi korban perampasan.
Ia pun melapor ke Command Center 112. "Temannya terkejut dan berniat memberitahu keluarga Galih terkait motor. Ini karena Galih terus emosi," kata Soleh. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek