"Motor diketahui hilang saat hendak ambil air wudu untuk salat Isyak. Di parkiran bawah motor sudah nggak ada," ujar Triatmojo, Rabu (1/12).
Mendapati motor yang sehari-hari dipakai sarana kuliah dan kerja amblas, korban lalu mencari di sekitar lokasi. Dia juga menanyakan kepada rekan penghuni kos lain. Sayangnya, tidak ada penghuni kos yang tahu motor saat dicuri maling. "Padahal, sudah dikunci setir. Sebelumnya saya parkir pukul 16.00," terangnya.
Meski tidak ada saksi yang tahu persis kejadian, korban menduga pelaku beraksi antara selepas waktu magrib hingga menjelang isyak. Pasalnya, saat magrib motor berwarna hitam itu masih terparkir di samping rumah kos. "Kerugian motor seharga Rp 15 juta. Barang-barang berharga tidak ada di jok," sebutnya.
Menurut Triatmojo, kejadian pencurian motor yang dialaminya merupakan kejadian ketiga selama sebulan terakhir di Dukuh Menanggal VIII-A. "Kamera CCTV nggak ada di kos. Saya sudah melapor ke Polsek Gayungan," tuturnya. (rus/rek) Editor : Lambertus Hurek