"Siapa pun bisa jadi pahlawan antinarkoba. Bisa jadi relawan, bisa jadi pegiat antinarkoba maupun yang lainnya," ujarnya, Kamis (11/11).
Kartono menyatakan, untuk menjadi relawan antinarkoba tidak boleh setengah-setengah. "Minimal ketahanan di keluarga. Kalau keluarganya tahan, baru masyarakat sekitar dan Kota Surabaya," tegasnya.
Menurut Kartono, momen Hari Pahlawan selain diperingati dengan tabur bunga di makam pahlawan juga dilangsungkan deklarasi Wani Lawan Narkoba. "Selamat Hari Pahlawan! Mudah-mudahan kita bisa melanjutkan perjuangan pahlawan nasional yang gugur mendahului kita dan kita dapat mengisi kemerdekaan, cinta pada masyarakat dan Surabaya dan perekonomian nasional segera pulih," ujarnya. (rus/rek) Editor : Lambertus Hurek