Make up artist asal Surabaya itu pun mampu mengubah wajah menjadi lebih menarik. Wajah seorang model, mulai dirias. Tangan Adi nampak lemas mengikuti bentuk wajah sang model.
Ada beberapa teknik yang digunakan Adi. Di antaranya menggunakan teknik aplikasi body painting, teknik gradasi warna dan menentukan tema. Terakhir ada teknik editing. Semuanya untuk menghasilkan riasan wajah yang ciamik nan nyata, layaknya film animasi.
Adi mengaku, untuk teknik editing menjadi lebih susah. Hal tersebut lantaran benar-benar harus detail sehingga nampak bombastis. “Apalagi ini yang kami rias topiknya adalah Halloween. Jadi butuh pengaplikasian body painting atau face painting. Nanti bisa menggunakan 3D atau special effect,” ujar Adi Sufrianto.
Salah satu tema make up yang digunakan adalah film animasi. Inspirasinya adalah film Coraline. Film animasi Amerika Serikat tahun 2009 yang diputar lewat 3D tersebut menjadi inspirasi mengubah wajah bertema Halloween yang nampak menyeramkan.
Sehingga efek 3D akan membuat lebih nyata di banding yang lain. Sebagai dasaran wajah, body painting menjadi andalan. Di samping itu, untuk gradasi warna dan juga eyeshadow bisa ditumpuk. Sebelumnya harus membuat desain lebih dahulu.
“Nah sebelum body painting dilakukan, maka kita buat desain dahulu menggunakan pensil alis. Sketsa itu menjadi penting agar make up dilakukan sesuai topiknya,” ujarnya.
Meski begitu, untuk membuat make up tetap tahan lama, maka disemprot setting spray terlebih dahulu. Make up dengan komponen warna putih dan hitam yang dominan itu membuat wajah nampak nyata. Apalagi ada sentuhan petir di wajah, membuat karakternya semakin kuat.
“Produk wajibnya ada tiga, body painting, pensil alis yang matic dan remover-nya, jadi untuk terakhir pembersihan,” jelasnya. (far/nur) Editor : Administrator