Dalam perlombaan mural tersebut, kebanyakan peserta melukis tentang peran Satgas Covid-19 yang terdiri pemerintah, tenaga kesehatan (nakes), polisi dan TNI yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19.
Tak hanya itu. Beberapa mural juga menyampaikan pesan untuk selalu menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
Salah satu peserta Bahtiar, 27, dibantu Seno membuat mural yang bertema upaya memerangi Covid-19. "Konsep mural saya garda terdepan Covid-19, antara satgas dan bapak-bapak polisi sendiri yang menjadi garda depan menangani corona," bebernya.
Peserta lain, Brotoseno, 17, membuat mural bergambar seperti hewan tupai yang menjulurkan lidah dengan di tengahnya terdapat tulisan besar Percuma Lapor Polisi. Menurut dia, mural tersebut dibuat sebagai kritik ke institusi Polri.
"Supaya polisi lebih meningkatkan keamanan dan lebih responsif soal laporan masyarakat," ungkapnya.
Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo menyatakan, lomba mural dilakukan untuk bisa memberikan ruang pemural dalam menyampaikan aspirasi. "Ini juga digunakan untuk memberikan wadah menyampaikan aspirasi. Seperti yang disampaikan Bapak Kapolri, Polri tidak risih dalam mendapatkan kritikan," terangnya didampingi Kabid Humas Kombes Pol Gatot Repli Handoko. (rus/rek)
Editor : Lambertus Hurek