MAS dibangun di atas lahan seluas 11,2 hektare dengan kapasitas 36 ribu jemaah, masjid ini ternyata dibangun dengan perhitungan teknologi yang sangat matang.
Humas Masjid Al-akbar Surabaya Helmy M Noor mengatakan, ada cerita menarik dibalik sejarah pembangunan masjid ini yakni panitia pembangunan proyek mendatangkan langsung marmer dari Lampung untuk keperluan pengadaan lantai.
“Selain murah dan berkualitas, marmer dari perbukitan lampung dianggap memiliki jumlah warna yang banyak yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan masjid,” katanya.
MAS dibangun sejak tanggal 4 Agustus 1995, atas gagasan Wali Kota Surabaya saat itu, H Soenarto Soemoprawiro. Pembangunan Masjid ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Presiden RI Try Sutrisno. Namun, karena krisis moneter pembangunannya dihentikan sementara waktu.
“Tahun 1999, masjid ini dibangun lagi dan selesai tahun 2001. Pada 10 November 2000 masjid ini diresmikan oleh Presiden RI KH. Abdurrahman Wahid,” jelas Helmy. (mus/nur) Editor : Lambertus Hurek