Informasi yang dihimpun di lokasi, kejadian tersebut bermula dari beberapa remaja kumpul di sekitar Jalan Embong Malang, Surabaya. Kemudian mereka saling serang. Beberapa menggunakan sabuk dan senjata tajam (sajam).
Beruntung tidak sampai berlarut. Polsek Tegalsari dan Unit Raimas Samapta Polrestabes Surabaya mendatangi lokasi. Anak-anak muda itu berlarian meninggalkan lokasi.
Dalam pembubaran tersebut, diamankan satu orang remaja berusia 14 tahun setelah diketahui membawa samurai. Polisi menyita dua jenis sajam, salah satunya milik remaja tersebut.
"Pihak Samapta Polrestabes Surabaya masih memanggil orang tuanya," kata Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol M Fakih, kemarin (23/9).
Pihak kepolisian masih melakukan upaya pembinaan dengan memanggil orang tua dan tokoh masyarakat setempat. Kompol Fakih berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.
"Seharusnya masyarakat ikut berperan menjaga lingkungan sekitarnya. Jika memang menemukan aksi yang sama segera lapor polisi," ungkapnya. (gun/rek) Editor : Lambertus Hurek