Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Boezem Medokan Sawah Timur Jadi Ikon Wisata Baru di Surabaya

Administrator • Kamis, 9 September 2021 | 23:59 WIB
IKON BARU: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau bozem di Medokan Sawah Timur, Surabaya, Rabu (8/9). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
IKON BARU: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau bozem di Medokan Sawah Timur, Surabaya, Rabu (8/9). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
SURABAYA - Boezem Medokan Sawah Timur, Gunung Anyar,  seluas 16 hektare akan menjadi ikon baru wisata Kota Surabaya. Di sekitar waduk ditanami pohon dan dilengkapi jembatan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau boezem yang terletak di Surabaya Timur, Rabu (8/9). Uniknya,  pembangunan wahana baru itu dengan memanfaatkan barang bekas. Cak Eri juga melihat berbagai bahan bekas yang dimanfaatkan untuk mempercantik waduk seperti meja, kursi, hingga vas bunga.

Boezem yang sejatinya untuk menampung air hujan sekaligus menjadi resapan air kini siap dijadikan wisata baru. Cak Eri mengaku kaget karena tempat itu sekarang sudah bagus dan indah. Bahkan, sudah ada tempat bermain anak hingga wahana sepeda airnya. Makanya, ia pun memastikan akan terus mengembangkan wilayah itu menjadi destinasi wisata di Kota Surabaya.

“Nanti saya akan mengundang semuanya yang ingin berinvestasi di tempat ini. Contohnya nanti akan dikembangkan oleh PT ini seperti CSR gitu, nanti dia sekaligus menjadi bapak asuhnya UMKM yang jualan di sini,” kata Cak Eri.

Ke depan, ia akan membuat track untuk sepeda dan di tengahnya dibuatkan gazebo tempat makan. Pelaku UMKM bisa berjualan di situ. "Insya Allah,  yang masuk ke dalam masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) baik dari Medokan Sawah maupun dari Gunung Anyar kita kumpulkan di sini," katanya.

“Inilah yang saya harapkan sebenarnya. Aset pemkot itu bisa digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat dan bisa menambah penghasilan keluarga serta mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran di Surabaya,” Cak Eri menambahkan.

Ia memastikan ke depan pariwisata akan berjalan seiring dengan sektor ekonomi. Karena itu, Eri dan jajaran akan terus memperbaiki wajah Surabaya lebih baik lagi. "Kalau pariwisata di Surabaya tidak jalan, ya saya yang salah, sehingga saya harus bisa mengubah dan memasarkan bagaimana tempat ini menjadi tempat wisata untuk keluarga,” ujarnya.

Cak Eri juga sempat mencoba sepeda air di boezem tersebut. Ia juga mencoba menelusuri beberapa bagian di tempat itu hingga memberikan pengarahan untuk mengembangkan boezem. Dia tidak ingin ada wisata murah, tapi kualitasnya jelek.

Di wilayah tersebut ada 16 hektare lahan dan ada 3 hektare lagi yang berhimpitan. Ke depan saluran itu akan dihubungkan antara satu dengan yang lainnya. “Tapi nanti kita akan hitung lagi dan akan kita gambar dulu. Yang penting, warga harus segera bisa berjualan di sini,” ujarnya.

Kawasan Medokan Sawah juga akan menjadi satu kesatuan dengan rencana pembangunan kebun raya mangrove. Pemkot juga membenahi sisi mangrove Gunung Anyar hingga Medokan Sawah. Mulai dari pembenahan yang kecil-kecil dulu seperti gazebo. Sementara itu yang di kawasan Wonorejo masih menunggu pembebasan lahan. Editor : Administrator
#Kota Surabaya #Boezem #Ikon Wisata Baru #Medokan Sawah Timur