Dalam pendampingan tersebut, para dosen Uwika melakukan transformasi teknologi pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada para guru SMA YPPI 2, melalui skema Program Kemitraaan Masyarakat (PKM) Dikti.
Pada umumnya para pengajar menggunakan platform digital zoom atau google meet untuk mereplikasi aktivitas pembelajaran langsung di kelas maya. “Nah, dengan transformasi ini, maka akan jauh lebih efektif,” kata salah satu dosen Uwika, Darmanto.
Ada tiga dosen yang terlibat dalam pendampingan ini, yakni Darmanto, Agus Prayitno dan Budi Hermawan. Dalam pendampingan ini, dikenalkan Sistem Manajemen Pembelajaran (SMP) yang representatif sebagai media pembelajaran. “Kami menawarkan solusi optimalisasi sistem sebagai media transformasi PJJ,” terang Darmanto.
Pelaksanaan program ini dengan metode edukasi, pelatihan dan pendampingan. Transformasi teknologi dirancang untuk pengguna administrator dan guru melalui penggunaan SMP berbasis Moodle. Aplikasi ini untuk memudahkan para guru dan siswa berkomunikasi secara interaktif dan meningkatkan akses sumber daya pembelajaran yang kurang mencukupi selama PJJ atau PTM.
Diharapkan, adanya program ini bisa membantu meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pengguna beradaptasi dengan penggunaan teknologi SMP dan aplikasi Moodle. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa, adanya peningkatan signifikan kemampuan peserta mengenai pengetahuan SMP dan penggunaan aplikasi Moodle. Admin dan guru cukup mampu menjalankan peran menyelenggarakan praktek baik e-learning.
Para guru diberikan pelatihan manajemen administrasi yang mencakup beberapa hal. Diantaranya mengenal framework LMS Moodle, memahami peran dan fungsi admin utamanya, manajemen SMP secara infrastruktur dan penggunaannya pada level Administrator Utama untuk manajemen user dan kelas. Juga manajemen laporan pembelajaran.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 8, 15 dan 22 Juni 2021, dengan durasi waktu rata-rata sekitar 3,5 jam. Dalam kegiatan ini mengundang Kepala sekolah, wakasek Kurikulum, Stat IT dan Guru Senior yangberkaitan dengan penentuan arah SMP yang akan dipergunakan dan mewakili peran administrator moodle.
Di samping peran manajemen administrasi, para guru diberikan pelatihan bagaimana mengelola mata pelajaran dan membuat evaluasinya dengan aplikasi Moodle. Kegiatan pendampingan secara berkesinambungan dilakukan oleh tim Uwika seiring dengan diberlakukann media daring untuk tahun ajaran baru ini, mulai tanggal 12 Juli hingga sekarang. Tim Uwika juga terus memantau jika guru-guru mengalami kendala dalam pemakaian aplikasi. (nin/jay) Editor : Administrator