Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Covid Melonjak di Flores Timur, Akses ke Pulau Lembata Diputus

Lambertus Hurek • Senin, 28 Juni 2021 | 19:24 WIB
Covid di Flores Timur melonjak tajam
Covid di Flores Timur melonjak tajam

LARANTUKA - Lonjakan Covid-19 tak hanya terjadi di Pulau Jawa, tapi juga pulau-pulau kecil di Nusa Tenggara Timur. Salah satunya di Pulau Flores bagian timur.



 Pemerintah Kabupaten Lembata menutup sementara akses transportasi laut dari Flores Timur yangkembali menjadi daerah zona merah COVID-19 dengan jumlah pasien positif mencapai 288 orang.



"Saya sudah keluarkan surat edaran dan penutupan akses transportasi jalur laut ini dari Flores Timur ke Kabupaten Lembata yang akan terhitung dari Minggu (27/6) sampai dengan 14 Juli 2021," kata Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur kemarin.



Kasus COVID-19 di Kabupaten Flores Timur dalam sepekan terakhir meningkat tajam. Pada Rabu (23/6) jumlah pasien COVID-19 yang masih dirawat mencapai 206 orang, sementara pada Kamis (24/6) ada tambahan 82 orang positif, sehingga kini sudah mencapai 288 orang.



Penutupan akses transportasi laut ini dilakukan, ujar dia, dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 di Kabupaten Lembata yang kini sudah masuk dalam zona hijau.



Eliaser menjelaskan bahwa selama ini jalur transportasi dari Lembata ke Fores Timur dan sebaliknya sudah berjalan dengan baik, setelah kasus COVID-19 di kedua kabupaten itu terus menurun.



"Tetapi melihat tren dalam sepekan ini yang kasusnya naik hampir 100 persen (di Flores Timur) itu membuat kami menutup jalur laut dari Flores Timur," ujar bupati berdarah Tionghoa itu.



Meskipun demikian, kapal pengangkut BBM dan kapal pengangkut logistik tetap beroperasi seperti biasa, tanpa mengangkut penumpang.



Sementara itu, kapal feri dan kapal perintis dari luar Flores Timur tetap diizinkan berlayar dan masuk ke Pulau Lembata. Dengan ketentuan para penumpang yang masuk ke Lembata wajib menunjukan hasil bebas COVID-19 dengan tes antigen atau tes PCR.

Editor : Lambertus Hurek