Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Diduga karena Usia, Plafon Ruang Tunggu Stasiun Pasar Turi Ambruk

Administrator • Kamis, 22 April 2021 | 05:14 WIB
Diduga karena Usia, Plafon Ruang Tunggu Stasiun Pasar Turi Ambruk
Diduga karena Usia, Plafon Ruang Tunggu Stasiun Pasar Turi Ambruk

SURABAYA - Plafon di ruang tunggu kelas ekonomi Stasiun Kereta Api (KA) Surabaya Pasar Turi ambruk, Selasa (20/4) malam sekitar pukul 19.20. Tak ada korban karena plafon tersebut ambruk ketika ruangan telah kosong.


Ruangan yang digunakan sebagai ruang test GeNose C19 itu kosong sejak pukul 18.00. Kebetulan tidak ada keberangkatan kereta kelas ekonomi. Entah apa yang menyebabkan , tiba-tiba plafon ambruk.


Manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya pun terkejut dengan kejadian tersebut. Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, pihaknya masih menyelediki kejadian tersebut karena berlangsung di luar dari jam operasional penumpang. ”Ya, masih diselidiki dulu. Pihak kepolisian juga sudah mengecek ruangan,” kata Luqman Arif, Rabu (21/4).


Ruangan seluas 520 meter persegi itu biasanya digunakan untuk tes GeNose C-19. Namun, karena insiden tersebut, tempat pelayanan GeNose dipindahkan di dekat Customer Service. ”Pelayanan GeNose C19 tetap berjalan dengan normal. Tidak ada kendala,” katanya.


Ruang tunggu untuk pelanggan kereta ekonomi untuk sementara juga dipindahkan di ruang tunggu eksekutif. Pelanggan yang akan naik KA ekonomi diarahkan untuk menunggu di ruang tunggu eksekutif dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. ”Kami pindahkan sementara agar ruangan steril dan bisa segera untuk diperbaiki,” katanya.


Atas kejadian tersebut, PT KAI Daop 8 Surabaya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang. “PT KAI mohon maaf atas kejadian tersebut. Saat ini masih dilakukan perbaikan,” katanya.


Sementara itu, Polrestabes Surabaya mendalami penyebab ambruknya langit-langit atau plafon ruang tunggu keberangkatan ekonomi Stasiun KA Surabaya Pasar Turi, (20/4) malam. Personel yang dilibatkan dari Polsek Bubutan, Inafis, hingga Satreskrim.


Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian mengatakan, pihaknya langsung mensterilkan lokasi dengan memberikan garis polisi di sekitar area ambruknya plafon. Oki menyebutkan, bagian yang ambruk adalah plafon dari ruang tunggu keberangkatan kereta ekonomi.


Tidak seluruhnya, melainkan hanya sebagian saja. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka akibat insiden tersebut. ”Saya lihat ke dalam plafon ini rubuh, jatuh dari atas ke bawah. Sebagian besar (ambruk). Terus menimpa kursi-kursi, beruntung tidak ada korban jiwa,” kata Oki.


Dia memperkirakan, plafon yang ambruk itu pada sisi barat, melintang dari arah selatan ke utara. ”Panjang (plafon yang ambruk) sekitar 20 meter,” tuturnya.


Saat ditanya perihal penyebab ambruknya plafon itu, Oki mengaku masih mendalami bersama anggotanya. Namun, ia menegaskan salah satu faktornya adalah usia bangunan atau plafon itu sendiri.


”Mungkin karena faktor usia. Makanya, kita akan libatkan labfor untuk memberikan kepastian dulu seperti apa penyebabnya,” ujarnya.


Polisi dengan dua melati di pundaknya itu menegaskan, pihaknya tengah mencari durasi pembangunan maupun peremajaan bangunan tersebut. Dengan begitu, bisa diketahui beberapa penyebab ambruknya plafon itu. ”Kita akan cari tahu dulu bangunan ini sudah ada sejak kapan agar bisa dianalisis,” katanya. (rmt/rek)

Editor : Administrator