SURABAYA–Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak akhirnya berhasil menangkap pembunuh Syaifuddin Sahab, 22, warga Jalan Tenggumung Wetan, Gang Mangga, Surabaya. Pria berinisial HS, warga Jalan Wonosari, Semampir, Surabaya, ditangkap di rumah orang tuanya di Madura, Rabu (3/3) siang. Polisi masih menyidik HS di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.
Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Gananta membenarkan bahwa anggotanya sudah menangkap pelaku pembacokan yang mengakibatkan Syaifuddin meninggal dunia di rumahnya. Pihaknya masih menyidik pelaku 1x24 jam. Pihaknya juga meminta keterangan pelaku terkait senjata tajam (sajam) yang digunakannya untuk membacok korban hingga tewas. ”Masih kami periksa intensif. Kami tangkap Rabu (3/3) siang,” ujar Gananta.
Menurut dia, setelah olah tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya mendapat identitas pelaku. Pengejaran dilakukan ke tempat tinggal pelaku, tapi keburu melarikan diri.
Sementara sang istri yang mengetahui kejadian berdarah itu masih berada di rumah. ”Kami minta keterangan istrinya dan kami dapat identitas pelaku serta ke mana ia kabur,” jelasnya.
Istri pelaku diduga memiliki hubungan asmara dengan korban. Setelah kejadian, istri sah pelaku itu memilih ikut pulang dibonceng motor pelaku ke rumahnya. Pelaku kemudian kabur ke Madura.
”Kami periksa istri pelaku sebagai saksi. Dugaannya memang karena masalah asmara. Tapi kami masih menyidik pelaku untuk mengetahui motif sebenarnya,” ujar Gananta.
Seperti diberitakan, Syaifuddin Sahab, 22, mengalami luka bacok dan meninggal dunia di garasi samping rumahnya yang juga dijadikan gudang barang rongsokan di Jalan Tenggumung Wetan Gang Mangga, Surabaya. Korban dibacok dua kali di bagian perutnya.
Pelaku sempat dihadang massa usai membacok korban dengan pisau penghabisan. Namun pelaku berhasil kabur setelah sempat mengacungkan sajamnya ke arah warga yang mendekat setelah mendengar keributan di gudang rosokan samping rumah korban. (gun/rek)
Editor : Administrator