Dia ditembak lantaran berusaha kabur saat dikeler seusai mencuri motor Honda Vario milik Munif di Jalan Kenjeran, Surabaya, Selasa (1/12) sekitar pukul 10.30.
Tindakan tegas itu diberikan saat dikeler ke indekosnya di Jalan Sulung. Polisi bermaksud mencari barang bukti lain. Namun, bukannya kooperatif, tersangka justru hendak kabur. Polisi sudah memberikan dua kali tembakan peringatan. Akan tetapi, tersangka tetap tidak menghiraukan.
"Tersangka melawan dan berupaya kabur hingga terpaksa kami lumpuhkan (tembak betisnya)," ujar Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan, Rabu (2/12).
Didik menjelaskan, peran tersangka Murtadho sebagai eksekutor. Sedangkan teman tersangka yang bertugas sebagai joki masih dalam pengejaran. "Tersangka Murtadho sempat dimassa warga setelah aksinya dipergoki korban saat merusak kunci setir," katanya.
Sementara itu, tersangka Murtadho mengaku baru sekali mencuri sepeda motor. Pria 33 tahun itu berdalih diajak temannya berinisial MA (buron).
Tak hanya itu. Di hadapan penyidik, ia mengaku mencuri motor karena sakit hati. Sebab, motornya jenis Honda Beat raib digasak maling saat dipakai di kawasan Surabaya Utara belum lama ini. "Saya sakit hati motor dicuri. Maka, saya diajak teman saya untuk cari ganti," ucapnya. (rus/rek) Editor : Administrator