GRESIK – Ibu rumah tangga berinisial H, 43 , asal Desa Wonokerto RT 06/RW02 Kecamatan Dukun nekat gantung diri. Diduga aksi tersebut dilakukan lantaran korban merasa depresi. Kapolsek Dukun AKP Moh Mustadji menuturkan peristiwa terjadi Selasa, (30/6) sekitar pukul 04.30. Saat itu anak korban pulang dari rumah saudaranya yang lokasinya bersebelahan.
Sesampainya di rumah anak korban mencoba memanggil ibunya. Namun, tidak kunjung ada jawaban. Setelah dicari, ternyata korban sudah dalam keadaan tewas gantung diri di dapur rumahnya.
"Mengetahui hal tersebut, anak korban langsung berteriak dan berlari keluar rumah memanggil para tetangganya, selanjutnya para tetangga dan warga yang lain berinisiatif menurunkan korban dan dibawa keruang tamu, dan pada waktu itu diketahui korban sudah meninggal dunia dan diketahui pada leher korban ada bekas luka memar memanjang yang disebabkan dari tali yang digunakan gantung diri," ungkapnya, Kamis (2/7).
Dari hasil keterangan yang didapat, aksi yang dilakukan korban karena mengalami depresi. Hal tersebut sudah berlangsung sejak delapan bulan yang lalu. “Dari keterangan tetangga dan keluarga, memang korban mengalami depresi sejak beberapa bulan yang lalu,” terangnya.
Diketahui, korban hidup sendirian di rumah karena suaminya bekerja di Gresik Kota sebagai buruh dan hanya pulang seminggu sekali.Sementara itu, anak angkat korban tinggal di rumah saudaranya karena sering diusir.
"Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki korban untuk diotopsi serta tidak dilakukan proses hukum dan membuat surat pernyataan," pungkasnya. (yud/rof)
Editor : Administrator