SURABAYA - Dugaan penganiayaan dilakukan oleh oknum pilot Lion Air terhadap salah satu staf di Hotel La Lisa, Jalan Nginden, Gubeng, Surabaya. Staf hotel berinisial AR terekam CCTV hotel dipukul oknum pilot bernama Arden Gabriel Sudarto. Pilot tersebut terlihat menampar dan memukul sebanyak dua kali.
Peristiwa terjadi pada 30 April sekitar pukul 05.28. Dalam kejadian itu Arden masih menggunakan seragam kerjanya. Ia sebelumnya berbicara dengan AR di ruang resepsionis. Tak lama kemudian pilot tersebut masuk ke belakang meja dan membentangkan kedua tangannya.
Entah apa penyebabnya, tiba-tiba Arden memukul AR dan menamparnya. Sebelumnya, AR juga terlihat memeriksa bagian kiri baju Arden. Saat korban mendekat dan menyentuh seragam oknum pilot itu, langsung mendapat tamparan. Selanjutnya dua bogem mentah diarahkan ke wajah korban. Hingga akhirnya, keduanya dilerai manajemen hotel.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan, pihaknya sudah mengetahui video berdurasi satu menit 29 detik tersebut. Polisi juga langsung mengkonfirmasi pihak hotel. Mereka membenarkan jika kejadian tersebut terjadi di hotel La Lisa. Diduga kejadian penganiayaan ini memang didasari karena oknum pilot tidak puas dengan pelayanan hotel tersebut. "Pemicunya karena layanan hotel yang kurang bagus. Terkait baju yang kurang rapi saat disetrika," katanya.
Ia mengungkapkan, saat kejadian, oknum pilot tersebut memang bermalam di hotel bersama lima pramugara serta pramugarinya. Setelah kejadian itu, pilot langsung keluar dari hotel. Korban ditemani pihak hotel dan pengacaranya datang untuk melaporkan kejadian itu. "Kami akan terus tindaklanjuti," ujarnya.
Sementara itu, Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam rilisnya mengatakan, manajemen Lion Air sudah bertemu secara langsung dengan manajemen hotel, pihak keluarga, dan pegawai hotel tersebut. Lion Air menyampaikan permohonan maaf dan turut prihatin kepada salah satu pegawai hotel tersebut.
Lion Air telah memutuskan tidak memberikan izin tugas terbang (grounded) kepada Arden hingga proses penyelidikan selesai sesuai dengan aturan perusahaan. “Jika penyelidikan selesai dan hasil menyatakan AG besalah, maka Lion Air akan memberikan sanksi tegas dengan memberhentikan dari perusahaan,” katanya. (gun/vga)
Editor : Administrator