Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

MODUS! Tunjukkan Video Lucu, Penjahat Kelamin Ini Cabuli Bocah SD

Administrator • Kamis, 21 Februari 2019 | 22:45 WIB
MODUS! Tunjukkan Video Lucu, Penjahat Kelamin Ini Cabuli Bocah SD
MODUS! Tunjukkan Video Lucu, Penjahat Kelamin Ini Cabuli Bocah SD

SURABAYA - Di sebuah warung kopi yang dilengkapi wifi gratis, Joko Susilo, 39, rajin mendownload video lucu dari youtube. Namun video itu bukan untuk dirinya, melainkan digunakan untuk mencabuli BR, 7, bocah SD yang tinggal di rumah neneknya di Perum Amerta, Rungkut.


Rumah tersangka Joko di Jalan Wonorejo Asri XXI dan rumah nenek korban memang berdekatan karena mereka bertetangga. Setiap hari,  BR ditinggal oleh kedua orang tuanya untuk bekerja dan dititipkan kepada neneknya itu.


Sehingga tiap pulang sekolah, BR langsung njujug ke rumah neneknya itu. Siang sampai sore, BR bermain di rumah neneknya. Ketika orangtuanya pulang kerja, BR baru diajak pulang ke rumahnya.


“Mengetahui korban sering bermain sendirian sewaktu di rumah neneknya, tersangka mulai ada niatan untuk melakukan pencabulan,” ungkap Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni, Kamis (21/2). 


Ruth mengatakan, setelah niatan itu muncul, Joko mulai mencari akal agar bisa leluasa mencabuli korban. Maka, video lucu hasil download dari youtube itu yang jadi alat. Tersangka kemudian memilih beberapa video untuk ditunjukkan kepada korban. 


“Setelah (video) siap, korban dipanggil untuk masuk ke rumahnya dengan alasan akan ditunjukkan video lucu. Korban juga diberi snack biar senang,” katanya.


Setelah korban masuk ke dalam rumahnya, tersangka lantas memangku korban sambil menunjukkan video tersebut. Setelah terangsang, tersangka menyuruh korban tidur terlentang kemudian celana dalamnya dilepas. Tersangka lantas mencabuli korban. 


“Pulangnya, tersangka memberikan snack atau uang jajan agar korban tutup mulut,” ujarnya. 


Merasa aman, perbuatan cabul itu diulangi tersangka dengan modus yang sama hingga beberapa kali. Hingga akhirnya, nenek korban memergoki tersangka saat mengajak cucunya itu masuk ke dalam rumah.


Lalu, korban ditanya terkait ajakan tersangka. Korban pun menceritakan apa yang dialaminya bersama tersangka dengan polos. 


“Nenek korban yang mendengar cerita cucunya kaget, lalu melaporkan kasus ini ke orang tua korban. Hasilnya mereka tak terima hingga melaporkan kasus ini ke kami,” terang Ruth.


Usai menerima laporan itu, polisi bergerak cepat mengamankan tersangka di rumahnya. Awalnya, tersangka mengelak dan enggan mengakui perbuatannya. Namun setelah diperiksa intensif di ruang penyidik, tersangka mengakui semua perbuatannya.


“Tersangka mengaku khilaf dan minta maaf. Ia mengakui melakukan itu lantaran fantasinya usai melihat film porno,” tegas Ruth Yeni.  (yua/jay)

Editor : Administrator
#polrestabes surabaya