GRESIK - Api yang memporakporandakan pabrik mebel plastik PT Blue Shark yang berlokasi di Kawasan Industri Maspion (KIM) Manyar, Gresik, masih sulit dipadamkan.
Hal ini dipicu campuran bahan baku plastik dan cairan kimia di dalam pabrik yang sulit dipadamkan dengan semprotan air. Akibatnya seluruh bangunan seluas tiga hektare itu ambruk.
Kepala PMK Gresik, Eka Prapangasta mengatakan, bahan plastik yang terbakar sulit dipadamkan dengan air biasa. Untuk itu dia sudah berkoordinasi dengan pemilik pabrik agar membeli deterjen pakaian untuk membantu pemadaman.
"Saat kami semprot api yang sudah mati ternyata hidup lagi. Ini dikarenakan bahan yang terbakar adalah plastik dan cairan kimia. Untuk memudahkan pemadaman, kami menggunakan deterjen yang kami masukkan ke dalam tanki air," kata Eka.
Meski upaya yang dilakukan sudah maksimal, namun hingga saat ini, api tidak menunjukkan akan padam. Bahkan area kebakaran semakin meluas ke gudang belakang.
Beruntung tiga unit mobil PMK yang ada di lokasi melakukan pembasahan agar api tidak menjalar ke gudang penyimpanan barang.
"Untuk gudang produksi dan gudang packing produk semua sudah ambruk. Fokus kami saat ini menyelamatkan gudang penyimpanan barang," jelasnya.
Dari pengamatan Radar Gresik, di lokasi kejadian tampak puluhan pekerja sibuk menyelamatkan barang produksi. Di antaranya, kasur, dispenser, keranjang hingga kursi plastik.
Aktivitas ini menjadi tontonan warga di sekitar lokasi kejadian. Bahkan tidak sedikit warga yang menawar kasur yang sedang diangkut karyawan pabrik menuju truk untuk dibeli. Namun pihak perusahaan memastikan tidak menjualnya. (fir/jay)
Editor : Administrator