SURABAYA - Sebagai kurir sabu-sabu (SS) M Zain Yusril,20, memang masih amatiran. Tak heran, pemuda yang tinggal di Jalan Banyu Urip Kidul Gang 6D Nomor 11, Surabaya kerap panik ketika melihat polisi. Kepanikannya itu menjadi kelemahannya, lantaran mengundang curiga petugas kepolisian.
Penangkapan Yusril yang dilakukan pada Sabtu (19/1) sebenarnya sebuah kebetulan. Saat itu, tersangka melintas di Jalan Banyu Urip dengan mengendarai motor Suzuki Satria nopol L 6290 XC. Tersangka saat itu berhenti di traffic light. Anggota Satlantas menghampiri tersangka lantaran motornya tak dipasang spion.
Namun karena gerak-geriknya mencurigakan. Tersangka diminta untuk menepi. Bukannya menepi Yusril malah tancap gas. Mengetahui gelagat yang mencurigakan ini, polisi pun mengejar tersangka. Polisi mencoba menghentikan laju motor Yusril dengan menghadangnya. Namun Yusril nekat menabrak anggota.
"Anggota kami terjatuh mencoba menghindar dari tabrakan tersangka. Selain itu, tersangka juga terjatuh lantaran stang motornya sempat dipegang anggota," ungkap Kapolsek Sawahan, Kompol Dwi Eko, Selasa (29/1).
Dwi Eko mengatakan saat Yusril terjatuh, pihaknya lantas mengamankan dan melakukan penggeledahan. Saat digeledah, polisi menemukan tiga poket SS yang disimpan di dalam kantong tersangka. Total SS yang dibawa tersangka 304,84 gram . "Tersangka mengambil SS itu atas perintah pelaku VH (DPO). SS itu diranjau di kawasan alun-alun Sidoarjo," imbuhnya.
Rencananya SS itu akan diantarkan ke salah satu pembeli di kawasan Jalan Kedungsari. Namun saat melintas di Jalan Banyu Urip, dia ditangkap. "Kami masih kembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan diatasnya," pungka Dwi Eko.
Sementara itu, kepada polisi Yusril mengaku bukan pengedar. Ss itu bukan miliknya, melainkan milik VH. Dia dihubungi lewat telepon dan dijanjikan uang RP 1,3 juta jika berhasil mengantarkan barang tersebut. "Saya butuh uang untuk hidup sehari-hari. Ketika ada tawarab itu saya langsung ambil. Saya baru sekali melakukannya," ungkap pemuda pengangguran itu. Namun rencananya gagal total, sebab dia dipastikan tak mendapatkan bayaran dan harus menjalani hukuman di penjara. (yua/rtn)
Editor : Administrator